Kalapas Batam dan pejabat manajerial ikuti halal bihalal virtual bersama menteri imigrasi dan pemasyarakatan

Batam49 Dilihat

Batam, – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Batam Yosafat Rizanto beserta jajaran pejabat manajerial mengikuti kegiatan halal bihalal secara virtual bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI serta seluruh petugas Imigrasi dan Pemasyarakatan RI pada Senin (30/3/2026).

Kegiatan yang diadakan secara daring ini menjadi ajang penting untuk mempererat tali silaturahmi, saling memaafkan, serta menyatukan semangat kerja setelah bulan suci Ramadan. Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Yosafat Rizanto menyampaikan bahwa acara halal bihalal ini memiliki makna mendalam bagi seluruh jajaran di Lapas Batam.

“Kegiatan seperti ini sangat berarti bagi kita semua. Selain sebagai momen untuk saling memaafkan dan merenungkan nilai-nilai kebajikan yang diajarkan di bulan Ramadan, halal bihalal juga menjadi momentum untuk menyatukan tekad kita dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujar Yosafat.

Ia menambahkan bahwa semangat silaturahmi yang terjalin melalui acara ini akan menjadi energi tambahan bagi seluruh petugas Lapas Batam dalam melaksanakan program-program yang telah ditetapkan. “Kita akan terus berusaha meningkatkan kualitas pelayanan dan pemasyarakatan yang humanis, serta menjaga kerja sama yang erat dengan seluruh komponen terkait untuk mencapai tujuan bersama,” katanya.

Humas Lapas Batam, Andre Surya Negara, menjelaskan bahwa meskipun dilakukan secara virtual, antusiasme para peserta dari Lapas Batam sangat tinggi. “Seluruh jajaran mulai dari kalapas, pejabat manajerial, hingga petugas telah mengikuti acara ini dengan penuh khidmat. Meskipun tidak bisa bertemu secara langsung, suasana kebersamaan dan kekeluargaan tetap terasa dalam setiap sesi,” ungkap Andre.

Menurutnya, acara ini juga menjadi sarana untuk menyampaikan capaian kerja Lapas Batam selama tahun lalu serta menyinkronkan langkah dengan kebijakan pusat untuk tahun depan. “Kita juga mendapatkan paparan terkait program-program baru dari kementerian yang akan kami terapkan di Lapas Batam. Semua ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan dan mendukung proses rehabilitasi narapidana agar bisa kembali menjadi bagian masyarakat yang produktif,” tambah Andre.

Seperti halnya kegiatan serupa tahun sebelumnya, acara ini juga menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya kerja sama dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta menjalankan tugas dengan profesionalisme dan integritas. Pada akhir sesi, Yosafat mengajak seluruh petugas Lapas Batam untuk terus menjaga semangat persatuan dan kerja keras demi kemajuan lembaga serta kesejahteraan narapidana yang menjadi tanggung jawab bersama.

(SjR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *