Batam,Intinews.com. 17 Maret 2026 – Di tengah suasana yang penuh keresahan dan emosi di lingkungan rumah sakit, kehadiran aparat kepolisian yang sigap, tenang, dan penuh empati menjadi penenang yang sangat dibutuhkan. Hal inilah yang kembali ditunjukkan oleh jajaran Polresta Barelang bersama Polsek Batam Kota dalam menangani situasi di RS Elisabet Batam Kota, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota. Melalui respons cepat terhadap laporan masyarakat, Polri berhasil mengamankan situasi dan mencegah potensi konflik yang lebih besar, sekaligus membuktikan bahwa pelayanan prima tidak hanya soal kecepatan, tetapi juga soal kepekaan terhadap rasa manusiawi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 16 Maret 2026, menyusul adanya laporan mengenai kesalahpahaman yang terjadi antara pihak keluarga korban kecelakaan lalu lintas yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.
Kegiatan pengamanan dan penanganan situasi ini berada di bawah tanggung jawab penuh Ps. Kapolsek Batam Kota AKP Benny Syahrizal, S.H., M.H. Begitu menerima laporan dari masyarakat melalui layanan darurat 110, AKP Benny Syahrizal tidak membuang waktu. Ia langsung mengarahkan personel terbaiknya untuk segera bergerak menuju lokasi kejadian dengan semangat untuk membantu dan menolong, bukan sekadar menindak. Pemahaman bahwa di balik setiap masalah ada manusia yang sedang mengalami kesulitan menjadi landasan utama dalam setiap langkah yang diambil.
Untuk memastikan penanganan yang maksimal dan menyeluruh, berbagai unsur personel diterjunkan dalam operasi ini. Mereka adalah Ipda Novri Hendra, S.H. dari Unit Pamapta Polresta Barelang, personel piket SPKT Polresta Barelang, anggota piket patroli Polsek Batam Kota, serta unit Opsnal/Reskrim Polsek Batam Kota. Kehadiran personel dari berbagai unit ini bukan hanya menunjukkan kekuatan, tetapi juga sinergi yang solid dalam merespons setiap panggilan bantuan dari masyarakat. Setiap personel yang hadir membawa misi yang sama: memberikan rasa aman dan menenangkan hati yang sedang gelisah.
Laporan yang menjadi pemicu tindakan cepat ini disampaikan oleh seorang warga bernama Bapak Putra melalui nomor telepon 0878-5871-1902. Berdasarkan informasi yang diterima, permasalahan bermula dari adanya kesalahpahaman antara pihak keluarga korban kecelakaan lalu lintas yang sedang dirawat di RS Elisabet Batam Kota. Menyadari bahwa rumah sakit adalah tempat di mana orang-orang sedang berjuang melawan sakit dan kesedihan, Polri memahami betul pentingnya menangani situasi ini dengan kehati-hatian dan kelembutan yang ekstra.
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), personel Polresta Barelang bersama jajaran Polsek Batam Kota langsung melakukan serangkaian langkah kepolisian yang profesional namun tetap penuh rasa kemanusiaan. Langkah pertama yang dilakukan adalah melakukan pengamanan situasi secara menyeluruh. Personel bergerak dengan tenang, tidak menimbulkan keributan, namun tegas dalam menjaga agar situasi tidak memanas. Selain itu, pendokumentasian kejadian juga dilakukan sebagai bagian dari prosedur kepolisian yang harus dipenuhi, namun tetap dengan memperhatikan privasi dan perasaan pihak-pihak yang terlibat.
Yang paling menonjol dalam penanganan ini adalah pendekatan yang dilakukan oleh personel Polri kepada pihak-pihak yang terlibat. Alih-alih menggunakan pendekatan yang kaku dan otoriter, personel justru memilih untuk berbicara dari hati ke hati. Mereka memberikan imbauan yang penuh nasihat baik, mengajak semua pihak untuk menahan diri dan tidak memperparah situasi yang sudah ada. Personel juga memanfaatkan momen ini untuk memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama di lingkungan rumah sakit yang merupakan tempat yang sangat krusial bagi pelayanan kesehatan.
“Kami mengerti bahwa saat ini keluarga sedang dalam keadaan yang tidak mudah, mengingat ada anggota keluarga yang sedang sakit akibat kecelakaan. Namun, menyelesaikan masalah dengan emosi justru tidak akan membawa hasil yang baik. Mari kita selesaikan permasalahan ini dengan kepala dingin, dengan cara yang baik dan damai, demi kenyamanan bersama, terutama bagi pasien lain yang juga sedang membutuhkan ketenangan di rumah sakit ini,” demikian kira-kira pesan yang disampaikan oleh personel Polri kepada keluarga dan masyarakat yang ada di lokasi.
Berkat pendekatan yang humanis dan tindakan yang cepat serta tepat, hasil yang dicapai sangat memuaskan. Situasi di RS Elisabet Batam Kota berhasil dikendalikan dan kembali menjadi aman dan tenang. Potensi terjadinya gangguan kamtibmas berhasil diminimalisirkan dengan sangat baik. Lebih dari itu, kehadiran Polri di lokasi berhasil memberikan rasa aman dan nyaman yang mendalam bagi masyarakat, termasuk pasien dan keluarga pasien lainnya yang berada di sekitar rumah sakit. Mereka merasa dilindungi dan didampingi oleh aparat yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki hati yang peka terhadap kesusahan orang lain.
Kegiatan respons cepat ini menjadi bukti nyata yang tak terpisahkan dari komitmen Polresta Barelang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Polresta Barelang terus berupaya untuk menjadi sahabat masyarakat yang selalu siap mendengarkan, merespons, dan menindaklanjuti setiap aduan dengan cepat, tepat, dan penuh rasa kemanusiaan. Hal ini dilakukan demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di seluruh wilayah hukum Polresta Barelang, di mana setiap orang dapat hidup dengan tenang, aman, dan merasa dihargai sebagai manusia. Polri hadir, bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan penolong yang selalu ada di hati masyarakat.
(SjR)







