Pertemuan Bahas Normalisasi Parit U80, Pemerintah Kelurahan Bukit Tempayan Turun ke Lokasi

Batam8 Dilihat

 

Batam  —  INTINEWS.COM.

Sabtu (10/01/2026) Pemerintah Kelurahan Bukit Tempayan menggelar pertemuan lapangan menindaklanjuti rencana normalisasi parit U80, mulai dari simpang Alfamart hingga simpang Sera, Perumahan Bambu Kuning.

Pertemuan dipimpin Lurah Bukit Tempayan Sahrul Bahkry, didampingi Sekretaris Lurah Bayu, dengan meninjau langsung kondisi parit yang selama ini menjadi titik genangan saat hujan deras.

Turut hadir:

Ketua LPM Zulkifli

Babinsa Mukhtar

Ketua RW 02 M. Zein

Ketua RW 03 Irawan

Ketua RW 12 Yon Hendri

Tokoh masyarakat Dharma

Ketua RT

Serta masyarakat sekitar

 

Lurah Sahrul Bahkry menyampaikan bahwa pengerjaan normalisasi rencananya dilakukan oleh Dinas Perkim Kota Batam pada Maret 2026 setelah Idul Fitri.

“Parit U80 ini alur utamanya sudah tidak maksimal menampung debit air. Normalisasi sangat dibutuhkan agar tidak lagi terjadi genangan yang mengganggu warga,” jelasnya.

 

Sahrul juga menyoroti peran Camat Batu Aji.

“Kami di kelurahan tentu tidak bisa bergerak sendiri. Alhamdulillah, Pak Camat Addi Harnus selalu memberi arahan dan ruang koordinasi yang luas. Beliau pemimpin yang responsif dan cepat tanggap terhadap aspirasi warga,” ujarnya.

 

Ia memastikan kelurahan siap mengawal proses.

“Kami bekerja bersama RW, RT, tokoh masyarakat dan warga. Dengan dukungan Camat dan Perkim, normalisasi ini diharapkan menjadi solusi nyata bagi banjir di wilayah kita,” lanjutnya.

 

Ketua LPM Zulkifli menegaskan program ini sangat ditunggu masyarakat.

“Masalah genangan air telah dirasakan bertahun-tahun. Kami menyambut baik langkah kelurahan, camat, dan Perkim. Ini bukti pemerintah tidak menutup mata dan benar-benar hadir,” katanya.

Ia menambahkan LPM siap ikut mengawasi.

“Kami siap mengkoordinir warga dan mengawal agar pekerjaan tertib serta memberi manfaat maksimal,” ucapnya.

 

Babinsa Kelurahan Bukit Tempayan Mukhtar juga memberikan dukungan tegas.

“Kami di Koramil selalu berada di tengah masyarakat. Masalah banjir bukan hanya soal kenyamanan, tapi menyangkut keamanan. Parit tersumbat bisa memicu longsor, merusak jalan, bahkan menimbulkan penyakit. Karena itu normalisasi ini wajib kita kawal bersama,” tegasnya.

 

Mukhtar mengingatkan pentingnya partisipasi warga.

“TNI dan pemerintah mendampingi, tapi keberhasilan jangka panjang tergantung kesadaran masyarakat menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. Setelah normalisasi, parit jangan kembali tersumbat,” tegasnya lagi.

 

Ketua RW 03 Irawan menilai lurah bergerak nyata di lapangan.

“Lurah Sahrul Bahkry figur enerjik dan dekat masyarakat. Beliau tidak hanya mengarahkan dari kantor, tapi turun langsung melihat masalah. Ini membuat warga merasa dihargai dan diperhatikan,” katanya.

 

Warga berharap program ini berjalan sesuai jadwal dan mampu mengatasi banjir musiman di kawasan padat penduduk tersebut.

Dengan koordinasi lintas unsur kelurahan, kecamatan, Perkim, Babinsa, LPM, RW, RT hingga masyarakat normalisasi parit U80 diharapkan membawa lingkungan Bukit Tempayan menuju kawasan yang lebih aman, bersih, dan nyaman.

 

Penulis. : Sajaruddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *