Lampung Tengah — Gelombang dukungan terhadap Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, terus menguat di tengah beredarnya isu yang mengaitkan namanya dengan dugaan fee proyek pasca penangkapan Bupati nonaktif, Ardito Wijaya, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Relawan sekaligus pendukung Komang Koheri, Edy Ramlan, secara tegas membantah tudingan yang menyebut Plt Bupati turut menikmati aliran fee proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah. Menurutnya, isu tersebut tidak berdasar dan berpotensi menggiring opini publik ke arah yang tidak sehat.
“KPK bekerja secara profesional. Mereka sudah memeriksa pihak-pihak yang berkaitan, termasuk Bupati nonaktif. Jangan sampai ada pihak yang mencoba menyeret-nyeret nama Komang Koheri tanpa bukti,” tegas Edy Ramlan, warga Gaya Baru, Jumat malam (20/02/2026).
Edy menilai, di tengah situasi politik dan pemerintahan yang sedang diuji, seharusnya semua elemen masyarakat menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang belum tentu kebenarannya. Ia meminta para relawan dan simpatisan untuk tetap tenang serta tidak terpancing isu liar yang beredar.
“Kepada seluruh relawan dan pendukung Komang Koheri agar tetap tenang dan jangan percaya terhadap isu yang beredar tentang perkara fee proyek yang masih berjalan di KPK. Percayakan proses hukum kepada lembaga yang berwenang,” ujarnya.
Secara pribadi, Edy mengaku telah lama mengenal Komang Koheri dan meyakini bahwa tudingan tersebut tidak memiliki sangkut-paut dengan sosok yang kini memimpin Lampung Tengah sebagai Plt Bupati.
“Saya meminta semua pihak jangan membangun narasi yang tidak sehat terhadap kepemimpinan I Komang Koheri. Berikan ruang bagi beliau untuk bekerja dan melakukan pembenahan sesuai tagline ‘BERBENAH’ yang pernah digaungkan saat kampanye,” ucapnya Edy Ramlan.
Di tengah beban berat yang kini dipikul, Komang Koheri dinilai menjadi harapan baru bagi masyarakat Lampung Tengah. Stabilitas pemerintahan harus dijaga agar roda pembangunan tidak tersendat. Program-program pro rakyat, terutama bagi kaum buruh, petani, dan masyarakat kecil, diharapkan tetap berjalan demi terwujudnya kesejahteraan yang merata.
Sorotan publik kini tertuju pada langkah konkret pembenahan birokrasi dan percepatan pembangunan infrastruktur yang selama beberapa periode dinilai belum tersentuh maksimal. Infrastruktur jalan, akses pertanian, dan fasilitas publik menjadi kebutuhan mendesak untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Masyarakat Lampung Tengah berharap kepemimpinan Komang Koheri mampu menghadirkan perubahan nyata, bukan sekadar slogan. Di tengah badai isu dan dinamika politik, publik menanti kerja nyata, transparansi, serta komitmen kuat untuk membawa Lampung Tengah menuju arah yang lebih sejahtera dan berkeadilan.
Dukungan moral dan doa pun mengalir agar Plt Bupati dapat menjalankan amanah dengan tegar, fokus pada kepentingan rakyat, serta membuktikan bahwa pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada kesejahteraan bukan sekadar janji, melainkan komitmen yang diwujudkan dalam tindakan nyata.







