BATAM — INTINEWS.COM.
Suasana hangat penuh keakraban mewarnai pertemuan antara jajaran kepolisian dan para pengusaha muda yang berlangsung di Kopi Ameng Sagulung, Jalan Raya Pelabuhan Saguba, Senin (30/12/2025) pukul 16.00 WIB. Kebersamaan yang terjalin menjadi potret nyata sinergi tanpa sekat antara aparat penegak hukum dan pelaku usaha lokal demi menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

Dalam pertemuan tersebut hadir Kanit Intel Polsek Bulang Aiptu Lubnan bersama AKP W. Nenggolan, anggota Polda Kepri, yang duduk satu meja dengan tiga pengusaha muda. Diskusi mengalir santai diiringi secangkir kopi, namun sarat makna karena membahas isu strategis seputar ketertiban, keamanan lingkungan, serta kelancaran aktivitas dunia usaha di wilayah Bulang dan sekitarnya.
Pertemuan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan menjadi ruang dialog terbuka yang mempertemukan perspektif aparat kepolisian dan pelaku usaha. Dari obrolan ringan, lahir berbagai masukan dan gagasan konstruktif demi membangun iklim usaha yang sehat, aman, dan berkelanjutan.
Di mata para pengusaha muda, Aiptu Lubnan dikenal sebagai sosok yang ramah, mudah bergaul, dan murah senyum. Sikapnya yang humanis, terbuka, serta jauh dari kesan sombong membuatnya dekat dengan masyarakat. Kehadirannya kerap menjadi jembatan komunikasi antara polisi dan warga, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dengan suasana yang sejuk.
Sementara itu, AKP W. Nenggolan juga dinilai memiliki karakter yang menyatu dengan sosok Lubnan. Keduanya dikenal sama-sama humanis, bersahaja, dan mudah membaur, sehingga suasana pertemuan berlangsung cair, penuh keakraban, dan tanpa jarak.
Salah seorang pengusaha muda, Habib, mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut memberikan rasa nyaman dan keyakinan bagi para pelaku usaha.
“Kami sebagai pengusaha muda benar-benar merasa nyaman duduk dan berdiskusi bersama Pak Lubnan dan Pak Nenggolan. Mereka tidak menjaga jarak, cara bicaranya santai, tapi kami merasa dihargai dan didengar. Ini membuat kami lebih tenang menjalankan usaha karena tahu polisi hadir sebagai mitra, bukan sekadar penegak hukum,” tutur Habib.
Menurut Habib, pendekatan humanis yang ditunjukkan aparat kepolisian sangat penting bagi dunia usaha, terutama bagi pengusaha muda yang masih merintis.
“Kalau suasana aman dan komunikasi baik, kami bisa fokus mengembangkan usaha. Kami berharap kebersamaan seperti ini terus terjaga,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, AKP W. Nenggolan menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen membangun kedekatan dan kepercayaan publik.
“Kami ingin polisi hadir bukan hanya saat ada persoalan. Lewat pertemuan santai seperti ini, kita bisa saling mengenal dan menjaga komunikasi. Ketertiban dan keamanan itu akan kuat kalau dibangun bersama masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Aiptu Lubnan menekankan pentingnya sinergi sebagai fondasi terciptanya iklim usaha yang sehat.
“Keamanan adalah kunci agar roda usaha bisa berjalan lancar. Kami di Polsek Bulang selalu terbuka untuk berdialog dan mendengar aspirasi masyarakat, termasuk para pengusaha muda,” tegasnya.
Para pengusaha muda yang hadir menyambut baik ruang dialog tersebut. Mereka berharap komunikasi aktif antara polisi dan dunia usaha terus terjalin, sehingga setiap potensi persoalan di lapangan dapat diselesaikan secara cepat dan bijak.
Dari secangkir kopi di Kopi Ameng Sagulung, terjalin kebersamaan yang melampaui sekat jabatan dan profesi. Polisi dan pengusaha muda duduk sejajar, menyatukan niat demi satu tujuan: menjaga ketertiban dan menumbuhkan harapan. Dalam hangatnya dialog dan senyum yang tulus, tumbuh keyakinan bahwa Bulang akan melangkah ke depan dengan rasa aman, persaudaraan, dan semangat membangun masa depan yang lebih baik bagi masyarakatnya
Penulis. : Sajaruddin






