BATAM –IntiNews.Com.
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMKN 1 Batam pada gelaran Pekan Tilawah Pelajar SMK/SMA/MA se-Provinsi Kepulauan Riau yang berlangsung meriah di One Mall Batam. Ajang tingkat provinsi yang diikuti para pelajar terbaik dari berbagai kabupaten/kota di Kepri tersebut, kembali menempatkan SMKN 1 Batam sebagai sekolah yang mampu menunjukkan konsistensi performa terbaik dalam bidang seni islami. Tahun ini, sekolah tersebut sukses mempertahankan Piala Bergilir Provinsi, setelah tim dan peserta binaannya mendominasi dua cabang lomba paling bergengsi, yaitu Juara 1 Umum Hadroh dan Juara 1 Tilawah Putri.

Prestasi ini diraih berkat penampilan gemilang Tim Hadroh Uzbatul Musthafa, yang menunjukkan harmoni vokal dan tabuhan yang solid, serta keberhasilan Nur Asyifa, siswi berbakat yang tampil meyakinkan dalam kategori Tilawah Putri. Dengan lantunan ayat suci penuh penghayatan, kontrol suara yang matang, serta ketepatan tajwid, Nur Asyifa berhasil menyisihkan finalis-finalis unggulan dari daerah lain. Keberhasilan ini sekaligus mempertegas posisi SMKN 1 Batam sebagai salah satu sekolah kejuruan yang berhasil bergerak melampaui orientasi akademik dan vokasi, menuju pembinaan karakter religius dan prestasi seni islami yang kuat.
Kegiatan tingkat provinsi ini juga menjadi pusat perhatian karena turut dihadiri berbagai tokoh penting pemerintahan dan lembaga pendidikan. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri yang diwakili oleh Kasdianto, S.Pd, perwakilan Kementerian Agama Provinsi Kepri, Kepala Kesbangpol Kota Batam, Riama Manurung, S.H., M.H, Direktur Utama UT Batam, Angga Sucitra Hendrayana, S.E., M.Si, serta Direktur Batam Pos sebagai representasi media cetak dan online. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan nyata pemerintah dalam memajukan kompetisi seni islami sebagai bagian dari penguatan karakter pelajar di Kepulauan Riau.
Dalam sambutannya, Kepala SMKN 1 Batam, Deden Suryana, M.Pd, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang terencana dan konsisten, didukung kolaborasi erat antara guru, pembina, orang tua, serta komitmen siswa yang terus mengasah kemampuan mereka.
“Alhamdulillah, SMKN 1 Batam kembali membawa pulang Piala Bergilir Provinsi. Ini adalah bukti bahwa siswa-siswi kami mampu bersaing secara kompetitif dan berprestasi di tingkat provinsi. Kami akan terus memperkuat pembinaan keagamaan dan ekstrakurikuler agar tradisi juara ini dapat terus dipertahankan,” ujarnya.
Sementara itu, pembina utama kegiatan hadroh dan tilawah, Akhir, S.Pd, juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras peserta. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini lahir dari disiplin latihan yang panjang dan intensif.
“Anak-anak menunjukkan semangat luar biasa. Mereka berlatih setiap hari, memperbaiki vokal, teknik, serta kekompakan. Prestasi ini adalah buah dari ketekunan dan kerja keras mereka. Terima kasih kepada semua pihak yang mendukung. InsyaAllah, tahun depan kami siap mempertahankan gelar ini kembali,” ungkapnya.
Perwakilan pemerintah pun memberikan apresiasi atas kesuksesan SMKN 1 Batam. Kasdianto, S.Pd, yang hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini memainkan peran penting dalam pembangunan karakter pelajar.
“Pekan Tilawah bukan hanya perlombaan, tetapi wahana pembinaan akhlak, kedisiplinan, dan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an. SMKN 1 Batam telah memberikan contoh prestasi yang patut diapresiasi dan ditiru oleh sekolah-sekolah lain,” ujarnya.
Keberhasilan SMKN 1 Batam dalam mempertahankan gelar juara dan menguasai kategori-kategori utama di ajang ini semakin mengukuhkan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya unggul dalam kejuruan, tetapi juga dalam pembinaan seni islami. Prestasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Kepri untuk terus mengembangkan kegiatan serupa sebagai bagian dari upaya memperkuat karakter, seni, dan budaya religius di kalangan pelajar.
Penulis : Sajarudin
Editor : Dwi Hartoyo






