BATAM – INTINEWS.COM.
Pertemuan antara warga Perumahan Genta 1 dengan perwakilan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Camat Batu Aji Addi Harnus, SE, Lurah Kelurahan Buliang Widiawati, Sekretaris Lurah Edi Efendi, Kasi PPM Erdiman, Ketua LPM Teguh, Polsek Batu Aji, serta perangkat RT dan RW setempat, digelar pada Sabtu (8/11/2025). Pertemuan tersebut membahas persoalan akses jalan dan arus lalu lintas di kawasan Genta 1, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam.

Dalam forum dialog yang berlangsung terbuka, warga menyampaikan aspirasi agar akses jalan utama menuju perumahan Genta 1 dapat dibuka kembali. Mereka menilai, penutupan akses tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat sekitar, terutama para pelaku UMKM dan pedagang Pasar Genta 1 yang kini kehilangan banyak pelanggan akibat berkurangnya arus pengunjung.
Menanggapi hal tersebut, PLT Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Dohar Hasibuan, menyatakan pihaknya memahami kondisi di lapangan dan akan menindaklanjuti aspirasi warga dengan langkah-langkah teknis yang terukur.
“Kami akan evaluasi bersama tim teknis di lapangan. Semua masukan dari warga akan menjadi bahan pertimbangan agar lalu lintas tetap lancar dan kegiatan ekonomi masyarakat dapat berjalan kembali dengan baik,” ujar Dohar Hasibuan.
Dohar menambahkan, hasil pertemuan tersebut akan dibawa ke Forum Lalu Lintas Kota Batam, yang terdiri dari Dinas Perhubungan, Dinas Bina Marga dan SDA, serta Unit Lalu Lintas Polresta Barelang, untuk dimusyawarahkan lebih lanjut.
“Kami akan sampaikan hasil pertemuan hari ini ke forum lalu lintas agar bisa dibahas secara menyeluruh dan ditetapkan keputusan terbaik,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Batu Aji Addi Harnus, SE, mengusulkan agar dilakukan pengaturan ulang terhadap posisi simpang dan U-turn (rekayasa lalu lintas) sebagai solusi win-win yang mampu menjaga keseimbangan antara kelancaran lalu lintas dan aktivitas ekonomi warga.
“Usulan kami adalah dilakukan rekayasa lalu lintas agar ada solusi bersama. Jalan bisa tetap dibuka dengan pengaturan tertentu, sehingga arus kendaraan tetap tertib dan aman,” ujar Addi Harnus.
Dalam kesempatan yang sama, Lurah Kelurahan Buliang, Widiawati, menyampaikan bahwa pihak kelurahan akan terus memfasilitasi komunikasi antara warga dengan instansi terkait agar persoalan ini dapat segera menemukan titik terang.
“Kami di pihak kelurahan siap menjembatani warga dengan instansi terkait. Harapan kami, aspirasi warga Genta 1 dapat diakomodir dengan solusi yang adil dan tidak menimbulkan permasalahan baru di lapangan,” tutur Widiawati.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Lurah Edi Efendi, Kasi Pemberdayaan dan Pembangunan Masyarakat (PPM) Erdiman, serta Ketua LPM Teguh, yang semuanya mendukung upaya pencarian solusi terbaik secara musyawarah bersama seluruh pihak.
Dari pihak warga, Raja Hutan selaku perwakilan masyarakat Genta 1 menyampaikan harapan besar agar pemerintah benar-benar memperhatikan nasib warga yang terdampak penutupan akses jalan tersebut.
“Kami sangat mengharap agar jalan di Genta 1 ini bisa segera dibuka kembali. Banyak warga yang bergantung hidup dari usaha kecil dan berdagang di pasar. Kalau akses tertutup seperti ini, ekonomi warga makin sulit,” ujar Raja Hutan mewakili warga Genta 1.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan kesepakatan bahwa pemerintah kecamatan bersama Dinas Bina Marga dan SDA akan melakukan survei teknis di lapangan, sebelum hasilnya dibawa ke Forum Lalu Lintas Kota Batam untuk dimusyawarahkan secara resmi dan ditetapkan keputusan final yang menguntungkan semua pihak.
Foto: Pertemuan warga Genta 1 bersama Camat Batu Aji Addi Harnus, SE, Lurah Kelurahan Buliang Widiawati, PLT Kadis Bina Marga Kota Batam Dohar Hasibuan, serta jajaran terkait, Sabtu (8/11/2025).
Penulis. : Sajaruddin






