Alumni SMP Tridaya Trimurjo Bergerak! Kepedulian Nyata di Hari ke-9 Ramadhan, Silaturahmi Tak Sekadar Kata

Lampung294 Dilihat

Lampung Tengah — Semangat kebersamaan dan solidaritas kembali ditunjukkan oleh para alumni SMP Tridaya Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah. Di hari Jumat, 27 Februari 2026, yang bertepatan dengan hari ke-9 Ramadhan 1447 H, para alumni turun langsung menyambangi tiga rekan mereka yang tengah diuji sakit.

Kegiatan penuh kepedulian ini dipimpin langsung oleh Ketua Alumni, Slumun. Bersama sejumlah rekan, ia mengunjungi kediaman Bu Eni di Kampung Depok Rejo, Bu Ngatini di Kampung Liman Benawi, serta Bapak Sutarwin di Kelurahan Trimurjo. Tak sekadar datang menjenguk, rombongan alumni juga menyerahkan paket sembako sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril.

Di tengah suasana haru dan kekeluargaan, Slumun menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh alumni yang telah berpartisipasi menyisihkan rezekinya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan alumni yang dengan ikhlas berdonasi. Besar kecilnya bantuan bukan ukuran, tetapi niat tulus dan kepedulian itulah yang menjadi nilai kebaikan,” ujarnya mewakili seluruh anggota.

Ia juga secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Bu Temonah, alumni yang kini berdomisili di Riau namun tetap menunjukkan solidaritas tinggi terhadap rekan-rekannya di Lampung Tengah.

“Semoga Bu Temonah selalu sehat bersama keluarga. Meski jauh, kepeduliannya tetap dekat,” tambah Slumun.

Sementara itu, ketiga alumni yang menerima kunjungan dan bantuan tak kuasa menyembunyikan rasa haru. Mereka menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kehadiran sahabat lama yang tetap peduli di tengah kesibukan masing-masing. Doa pun dipanjatkan agar seluruh alumni selalu diberikan kesehatan dan kelapangan rezeki.

Momentum Ramadhan ini menjadi pengingat bahwa silaturahmi bukan sekadar reuni dan temu kangen, tetapi juga tentang hadir saat saudara sedang membutuhkan. Para alumni berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga.

“Selama kita masih diberi kesehatan, mari terus menjalin silaturahmi dan ikhlas menghimpun dana untuk kegiatan sosial,” tutup Slumun.

Kepedulian sederhana, namun sarat makna. Alumni 1984 SMP Tridaya Trimurjo membuktikan, persaudaraan sejati tak lekang oleh waktu dan jarak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *