Bambang Iman Santoso Dorong Metro Makin Digital, SP2D Online Pangkas Birokrasi Keuangan

Lampung142 Dilihat

METRO — Di bawah kepemimpinan Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, Pemerintah Kota Metro terus mendorong transformasi tata kelola pemerintahan agar semakin modern, cepat dan transparan. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui penerapan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online dalam pengelolaan keuangan daerah.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Metro menghadirkan birokrasi yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus memberikan kemudahan dalam proses administrasi pemerintahan.

 

Penerapan SP2D Online disosialisasikan kepada para bendahara pengeluaran dan operator SIPD Penatausahaan Keuangan di lingkungan Pemerintah Kota Metro, Jumat (7/8/2026). Kegiatan tersebut turut melibatkan PT Bank Lampung sebagai mitra dalam implementasi sistem.

Bagi Pemerintah Kota Metro, digitalisasi bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman. Lebih dari itu, transformasi digital dipandang sebagai instrumen penting untuk membangun sistem pemerintahan yang lebih efektif, efisien, transparan dan akuntabel.

 

Semangat tersebut sejalan dengan arah kepemimpinan Wali Kota Bambang Iman Santoso yang terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

 

Sekretaris Daerah Kota Metro, Ahmad Hariyanto, menyampaikan bahwa pengelolaan keuangan berbasis digital menjadi bagian penting dalam modernisasi birokrasi.

“Pengelolaan keuangan berbasis digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan dalam era modernisasi birokrasi,” kata Ahmad Hariyanto.

 

Menurutnya, pemanfaatan fitur SP2D Online pada Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI) menjadi langkah strategis untuk mempercepat sekaligus menyederhanakan proses transaksi pemerintahan.

 

Melalui sistem terintegrasi tersebut, proses pengajuan hingga penerbitan SP2D yang sebelumnya membutuhkan sejumlah tahapan administrasi secara konvensional kini dapat dilakukan secara digital.

“Dengan integrasi sistem SP2D Online ini, kita memangkas birokrasi dan menghadirkan berbagai efisiensi,” ujarnya.

 

Keunggulan lainnya terletak pada aspek transparansi dan pengawasan. Setiap tahapan pencairan anggaran dapat ditelusuri secara lebih akurat sehingga pemerintah memiliki sistem kontrol yang lebih baik terhadap proses transaksi keuangan daerah.

“Setiap tahapan pencairan dapat dilacak secara akurat, sehingga kita dapat meminimalisasi risiko kesalahan input data manual maupun potensi human error,” jelasnya.

 

Penerapan SP2D Online juga mendukung terciptanya administrasi pemerintahan yang lebih praktis melalui pengurangan penggunaan dokumen berbasis kertas atau paperless.

 

Integrasi antara perangkat daerah, BKAD Kota Metro dan Bank Lampung diharapkan semakin mempercepat arus administrasi keuangan sekaligus menciptakan sistem yang lebih tertib dan mudah dipantau.

 

Namun, Ahmad Hariyanto menegaskan bahwa teknologi hanyalah salah satu bagian dari keberhasilan transformasi digital. Kesiapan aparatur sebagai pengguna sistem menjadi faktor yang tidak kalah penting.

“Keberhasilan implementasi SP2D Online ini tidak hanya bergantung pada kecanggihan aplikasi atau sistem yang kita gunakan, tetapi sangat ditentukan oleh kesiapan sumber daya manusia yang mengoperasikannya,” tegasnya.

 

Karena itu, para bendahara dan operator diminta mengikuti sosialisasi secara serius agar memahami mekanisme sistem serta mampu mengantisipasi berbagai kendala dalam proses penerapannya.

 

Pemerintah Kota Metro juga berkomitmen memastikan proses peralihan dari mekanisme konvensional menuju sistem digital berlangsung secara bertahap dan lancar, tanpa mengganggu pelayanan publik maupun pelaksanaan pembangunan daerah.

“Kita samakan persepsi dan komitmen agar masa transisi menuju sistem digital ini dapat berjalan mulus tanpa mengganggu ritme pelayanan publik dan pelaksanaan program pembangunan di Kota Metro,” katanya.

 

Langkah digitalisasi pengelolaan keuangan tersebut menjadi salah satu gambaran bagaimana Pemerintah Kota Metro di bawah kepemimpinan Bambang Iman Santoso terus berupaya membangun pemerintahan yang mengikuti tuntutan zaman.

 

Dengan SP2D Online, proses keuangan diharapkan tidak hanya semakin cepat, tetapi juga semakin terbuka, tertib, efisien dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Transformasi ini sekaligus mempertegas arah Kota Metro menuju pemerintahan digital—sebuah tata kelola yang menempatkan teknologi sebagai sarana untuk memperkuat pelayanan, meningkatkan kepercayaan publik dan memastikan roda pembangunan terus bergerak secara efektif. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *