Di Tengah Sorotan Publik, Lapas Batam Pilih Rangkul Media Lewat Halal Bihalal

Batam50 Dilihat

Batam – Seiring dengan meningkatnya perhatian publik terhadap transparansi dan keterbukaan informasi di lingkungan lembaga pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Batam mengambil langkah strategis dengan mendekati insan media melalui pendekatan humanis. Bukan hanya dengan menyampaikan pernyataan resmi secara formal, lembaga ini memilih merangkul para pelapor sebagai mitra melalui suasana silaturahmi dan kebersamaan dalam kegiatan Halal Bihalal yang akan digelar mendatang.

Kegiatan makan siang bersama yang diintegrasikan dengan tradisi Halal Bihalal akan diselenggarakan pada Rabu, 1 April 2026 mendatang. Acara yang akan diadakan di kompleks Lapas Batam ini tidak hanya dimaknai sebagai ajang untuk merayakan kebersamaan pasca Hari Raya Idul Fitri, tetapi juga dirancang sebagai ruang khusus untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka, akurat, dan konstruktif antara pihak lembaga dengan dunia pers.

Langkah inovatif ini dinilai sebagai sinyal penting bahwa Lapas Batam mulai mengubah paradigma dalam hubungan dengan media massa. Tidak lagi melihat media hanya sebagai pihak peliput yang sekadar menyebarkan informasi, tetapi lebih dari itu sebagai mitra strategis dalam upaya membangun dan menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan.

Di tengah berbagai dinamika sosial yang kerap menyertai isu-isu terkait pemasyarakatan, peran media menjadi semakin krusial. Selain sebagai wahana untuk memberitakan perkembangan terkini, media juga berperan sebagai jembatan kontrol sosial yang penting, yang mampu menghubungkan kebutuhan informasi publik dengan kewajiban akuntabilitas lembaga.

Dalam suasana makan siang yang santai dan hangat, pihak Lapas Batam berharap sekat formalitas yang selama ini seringkali menjadi penghalang komunikasi dapat mencair dengan sendirinya. Dialog yang selama ini terkesan kaku dan terikat protokol diharapkan dapat bergeser menjadi komunikasi yang lebih jujur, bersifat timbal balik, setara, dan memberikan ruang bagi setiap pihak untuk menyampaikan pandangan serta masukan secara terbuka.

Humas Lapas Batam, Andre, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang lembaga untuk membangun hubungan yang lebih erat dan terbuka dengan seluruh insan pers. “Kami ingin membangun komunikasi yang tidak berjarak dan penuh kepercayaan. Bagi kami, media bukan hanya sekadar mitra kerja dalam rangka penyampaian informasi, tetapi juga bagian penting dalam menjaga transparansi serta akuntabilitas kami kepada masyarakat luas,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima pada Senin (30/3/2026).

Selain itu, Andre juga menekankan bahwa langkah ini bukan hanya sebagai acara satu kali saja, melainkan awal dari upaya aktif membuka ruang komunikasi yang berkelanjutan ke depannya. “Kami sangat menyadari bahwa kepercayaan publik tidak dapat dibangun hanya dalam satu pertemuan saja. Ini adalah proses yang panjang dan harus dijaga bersama-sama antara lembaga dengan seluruh komponen masyarakat, termasuk media. Karena itu, kami berkomitmen untuk menjaga hubungan ini agar terus hidup dan berkembang, tidak hanya berhenti pada acara seperti ini,” tambahnya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa dalam era digital saat ini, keterbukaan informasi bukan lagi menjadi pilihan yang bisa dipilih atau tidak, melainkan telah menjadi kebutuhan yang mutlak harus dipenuhi. “Publik memiliki hak yang sah untuk mengetahui kondisi dan perkembangan yang terjadi di dalam lembaga pemasyarakatan, dan kami siap untuk terus melakukan perbaikan serta penyempurnaan diri. Di sinilah peran media menjadi sangat penting sebagai jembatan, agar informasi yang sampai ke tangan masyarakat tetap akurat, berimbang, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman yang berpotensi merusak citra serta kepercayaan terhadap institusi kami,” tegas Andre dengan tegas.

Undangan untuk mengikuti kegiatan ini secara khusus diberikan kepada rekan-rekan media yang tergabung dalam Grup Mitra Lapas Batam – sebuah lingkaran kerja sama yang telah terbentuk sejak beberapa waktu lalu dan selama ini telah turut berperan aktif dalam menyampaikan informasi terkait berbagai program serta perkembangan di Lapas Batam kepada masyarakat dengan cara yang benar dan bertanggung jawab.

Pihak Lapas Batam berharap bahwa acara ini tidak hanya sebatas makan siang dan silaturahmi semata, tetapi mampu menjadi titik awal untuk penguatan sinergi yang lebih konkret antara kedua pihak. Tujuannya adalah membangun kemitraan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu menghadirkan informasi yang transparan, seimbang, dan dapat dipercaya oleh masyarakat luas.

Di tengah sorotan publik yang terus meningkat terhadap kinerja dan transparansi institusi pemasyarakatan di seluruh negeri, langkah kecil yang diambil oleh Lapas Batam ini diharapkan dapat menjadi awal dari perubahan besar dalam membangun kepercayaan publik – satu meja makan, satu dialog yang tulus, dan satu komitmen bersama untuk kemajuan sistem pemasyarakatan di Indonesia.

(SjR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *