Direktur Pembinaan Napi dan Anak Binaan Beri Pengarahan Tegas ke Seluruh Jajaran Pemasyarakatan Kepri di Lapas Batam

Batam26 Dilihat

BATAM – Lapas Batam menjadi tuan rumah kunjungan kerja strategis Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan, Yan Rusmanto, yang memberikan pengarahan penting sekaligus penegasan kepada seluruh jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Kepulauan Riau. Kegiatan berlangsung di Aula Lapas Batam pada Sabtu (4/7/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Kepri, Aris Munandar, didampingi Kepala Lapas Batam, Yosafat Rizanto, serta para Kepala UPT dan pejabat struktural dari Lapas, Rutan, Bapas, dan LPKA se-Kepulauan Riau.

Kepala Kanwil Ditjenpas Kepri, Aris Munandar, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kinerja jajaran. Ia menekankan forum ini sebagai momen krusial untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan memastikan kebijakan pusat berjalan efektif di lapangan.

Sementara itu, Yan Rusmanto menyampaikan amanat langsung dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Drs. Mashudi, yang berfokus pada peningkatan kualitas pembinaan serta pemenuhan hak warga binaan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Ia menegaskan pentingnya profesionalisme dan integritas tanpa kompromi. Pembinaan harus bermakna dan menjadi bekal bagi warga binaan untuk kembali ke masyarakat dengan mandiri dan berilmu.

Yan juga mengingatkan dukungan penuh terhadap Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam memberantas peredaran narkoba dan praktik penipuan dengan berbagai modus di lingkungan pemasyarakatan.

“Pak Dirjen menegaskan: Tidak ada toleransi bagi petugas! Jalankan tugas sesuai aturan. Jika melanggar, maka harus siap menerima konsekuensi hukum. Tugas kita membina agar warga binaan pulang membawa bekal ilmu dan keterampilan yang berguna,” tegasnya dengan tegas.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif. Para peserta aktif menyampaikan kendala lapangan, masukan terkait program pembinaan, pengamanan, hingga penerapan kebijakan terbaru.

Forum ini diharapkan melahirkan solusi konkret atas tantangan yang ada, sehingga pelaksanaan tugas semakin efektif dan selaras dengan visi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Pertemuan yang berlangsung tertib dan penuh antusias ini menutup rangkaian kegiatan dengan komitmen bulat seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, menjaga integritas, serta menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, dan berdampak positif bagi masyarakat.

( SjR )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *