Kalapas Batam Gelar Silaturahmi dengan Insan Pers: Perkuat Sinergi dan Buka Ruang Keterbukaan Informasi

Batam68 Dilihat

Batam – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Batam, Yosafat, terus menunjukkan komitmennya dalam membuka diri terhadap publik. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya kegiatan silaturahmi bersama awak media atau insan pers yang berlangsung hangat dan penuh keakraban, pada Rabu (1/4/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan sebuah momentum strategis untuk mempererat tali persaudaraan, membangun komunikasi dua arah yang efektif, serta memperkuat sinergi yang sudah terjalin baik antara pihak Lapas Batam dengan para jurnalis yang selama ini menjadi corong informasi bagi masyarakat.

Acara berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan struktural di lingkungan Lapas Batam. Kehadiran mereka menunjukkan kesatuan visi dan komitmen bersama dalam mendukung transformasi pelayanan serta keterbukaan informasi publik.

Turut hadir mendampingi Kalapas Yosafat antara lain Kepala Seksi Pengamanan Andre, Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) Agus, Kepala Seksi Bina Administrasi dan Kependudukan (Binadik) Gandy, serta Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) Heri Kusnadi.

Yosafat: Media Adalah Mitra, Bukan Lawan

Dalam sambutannya yang penuh semangat, Kalapas Yosafat menegaskan bahwa pihaknya sangat menghargai peran vital media sebagai mitra strategis. Menurutnya, keberadaan pers sangat penting untuk menyampaikan informasi yang akurat, faktual, dan berimbang mengenai segala kegiatan serta kondisi di dalam Lapas Batam kepada masyarakat luas.

“Silaturahmi ini bukan hanya sekadar agenda rutin atau pertemuan seremonial. Ini adalah wadah bagi kita untuk saling mengenal lebih dekat, memperkuat komunikasi, dan yang paling penting, membangun kepercayaan publik melalui pemberitaan yang objektif,” ujar Yosafat di hadapan para wartawan.

Lebih jauh, Yosafat menegaskan bahwa pintu Lapas Batam terbuka lebar bagi siapa saja, termasuk bagi para insan pers. Ia menyampaikan bahwa pihaknya sangat siap dan terbuka menerima segala bentuk masukan, kritik konstruktif, maupun saran yang membangun.

“Kami sadar tidak ada sistem yang sempurna. Oleh karena itu, masukan dari teman-teman media sangat berharga bagi kami untuk melakukan perbaikan kinerja ke depannya. Kami melihat media sebagai mitra, bukan lawan. Bersama kita bisa menyajikan informasi yang benar dan edukatif,” tegasnya.

Kepala Pengamanan: Kondisi Aman, Pendekatan Humanis Tetap Dijalankan

Sementara itu, Kepala Seksi Pengamanan, Andre, dalam kesempatan tersebut juga memberikan pemaparan terkait situasi keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Ia memastikan bahwa saat ini kondisi di Lapas Kelas IIA Batam berjalan sangat kondusif, aman, dan terkendali.

“Kami terus berupaya maksimal menjaga stabilitas keamanan. Penguatan sistem dilakukan dari berbagai sisi, mulai dari peningkatan pengawasan yang ketat, koordinasi yang solid antar petugas, hingga penerapan prosedur standar yang ketat,” jelas Andre.

Namun di sisi lain, Andre juga menekankan bahwa pengamanan yang ketat tidak menghilangkan sisi kemanusiaan. Pendekatan humanis dan persuasif tetap menjadi kunci dalam membina para narapidana atau warga binaan, agar mereka dapat menjalani masa pidana dengan baik dan siap kembali ke masyarakat nantinya.

“Kami mengedepankan pendekatan yang baik. Tujuannya agar warga binaan merasa dihargai dan termotivasi untuk berubah menjadi lebih baik. Peran media di sini sangat penting untuk menyampaikan fakta ini, sehingga tidak ada kesalahpahaman atau informasi yang menyesatkan di masyarakat,” tambahnya.

Andre juga menegaskan kembali soal keterbukaan informasi. Menurutnya, selama hal tersebut tidak mengganggu aspek keamanan dan prosedur yang berlaku, pihaknya akan selalu berusaha memberikan akses informasi yang seluas-luasnya demi transparansi.

Insan Pers Apresiasi Kepemimpinan Yosafat yang Terbuka

Sikap terbuka yang ditunjukkan oleh Kalapas Yosafat dan seluruh jajarannya mendapatkan apresiasi yang sangat positif dari kalangan pers. Perwakilan wartawan, Jay, menyampaikan bahwa hubungan antara media dengan Lapas Batam di bawah kepemimpinan Yosafat terasa sangat berbeda dan jauh lebih baik.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Bapak Kalapas yang begitu aktif dan proaktif menjalin komunikasi dengan media. Beliau tipe pemimpin yang komunikatif dan tidak tertutup. Ini menjadi contoh yang sangat positif dalam membangun transparansi,” ujar Jay.

Menurutnya, akses informasi yang mudah dan respon yang cepat dari pihak Lapas sangat membantu para jurnalis dalam menyajikan berita yang akurat. Pendekatan humanis yang diterapkan juga turut membantu menciptakan pemberitaan yang lebih berimbang, edukatif, dan tidak menakut-nakuti masyarakat.

“Dengan adanya keterbukaan seperti ini, pemberitaan yang kami hasilkan pun menjadi lebih sehat dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Terima kasih atas kerjasamanya selama ini,” tambahnya.

Diharapkan Sinergi Terus Terjalin Erat

Kegiatan silaturahmi ini ditutup dengan sesi diskusi santai yang mengalir, dilanjutkan dengan makan bersama yang semakin mencairkan suasana dan mempererat keakraban.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan yang harmonis dan sinergis antara Lapas Batam dengan insan pers dapat terus terjaga dan ditingkatkan di masa mendatang. Komunikasi yang baik diharapkan mampu melahirkan informasi-informasi yang konstruktif, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas, sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan pemasyarakatan yang semakin prima.

(SjR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *