Kapolres Pesawaran Tancap Gas Bangun Kendali Kamtibmas, Sambangi Tokoh Adat, Pers, hingga Elite Politik

Lampung38 Dilihat

 

Pesawaran  —  Baru memasuki awal masa jabatannya, Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granito P., S.I.K., M.S.S. langsung menunjukkan langkah cepat dan terukur. Pada Sabtu, 24 Januari 2026, Kapolres bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Pesawaran melakukan kunjungan silaturahmi maraton lintas sektor, menyasar tokoh adat, insan pers, hingga tokoh masyarakat dan politik sebagai upaya memperkuat kendali keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Agenda diawali dengan kunjungan ke Majelis Punyimbang Adat Lampung (MPAL) Kabupaten Pesawaran. Kehadiran Kapolres disambut langsung Ketua MPAL Parifki Zulkarnaen, yang menaruh harapan besar pada kepemimpinan baru Polres Pesawaran agar mampu menghadirkan rasa aman yang nyata di tengah masyarakat. Dalam dialog yang berlangsung terbuka dan penuh makna, MPAL menegaskan pentingnya penyelesaian konflik melalui jalur adat dan musyawarah, namun tetap memberi dukungan penuh terhadap penegakan hukum tegas apabila mekanisme adat menemui jalan buntu.

Menanggapi hal tersebut, AKBP Alvie Granito P. menegaskan komitmennya menjalankan arahan Kapolda Lampung untuk menjaga kondusivitas wilayah Pesawaran. Ia juga menyoroti tantangan serius di era digital, khususnya maraknya penyebaran hoaks yang berpotensi memicu konflik sosial. Kapolres meminta tokoh adat ikut berperan aktif mengedukasi masyarakat agar tidak mudah terprovokasi informasi menyesatkan.

Silaturahmi kemudian berlanjut ke Kantor PWI Kabupaten Pesawaran. Di hadapan Ketua PWI M. Ismail dan jajaran, diskusi berlangsung lugas dan kritis. Insan pers menyoroti isu-isu strategis, mulai dari dugaan aktivitas tambang ilegal di kawasan hutan lindung hingga perhatian terhadap penanganan perkara tindak pidana korupsi. Kapolres yang dikenal memiliki latar belakang di bidang cyber merespons secara terbuka dan mengajak media terus bersinergi, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga mitra kontrol sosial dan pengawas isu-isu digital.

Rangkaian kunjungan ditutup dengan menyambangi kediaman Paisaludin, S.H., tokoh masyarakat Desa Kagungan Ratu sekaligus Ketua DPC PAN Pesawaran. Dalam pertemuan tersebut, Kapolres kembali menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen, termasuk tokoh politik, sebagai sistem deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. Paisaludin menyampaikan apresiasi atas langkah Kapolres yang turun langsung ke lapangan dan menyatakan kesiapan mendukung Polri dengan memberikan informasi demi menjaga stabilitas wilayah.

Langkah maraton Kapolres Pesawaran ini dinilai sebagai sinyal kuat kepemimpinan yang proaktif dan komunikatif. Dengan membangun jaringan kepercayaan sejak awal bersama tokoh adat, pers, dan masyarakat, Polres Pesawaran diharapkan mampu mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas secara lebih cepat, presisi, dan kolaboratif demi terciptanya keamanan berkelanjutan di Bumi Andan Jejama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *