Keberhasilan Polsek Trimurjo Cegah Tawuran Anak Sekolah di Wilkum Trimurjo

Lampung96 Dilihat

 

Trimurjo — Jajaran Polsek Trimurjo berhasil menggagalkan rencana tawuran antar pelajar yang melibatkan siswa SMKN 2 Metro dan SMK Muhammadiyah 2 Metro di wilayah hukum Polsek Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah. Keberhasilan tersebut menjadi langkah cepat aparat kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya dari ancaman kenakalan remaja yang berpotensi menimbulkan korban jiwa.

 

Peristiwa tersebut bermula pada Kamis malam, 21 Mei 2026 sekitar pukul 19.30 WIB, saat warga di Kampung Purwoadi dan Purwodadi, Kecamatan Trimurjo, dibuat resah oleh iring-iringan sekitar 15 sepeda motor yang dikendarai sekelompok remaja sambil membawa senjata tajam jenis arit atau sabit berukuran besar. Konvoi tersebut diduga akan melakukan aksi tawuran dengan kelompok pelajar lainnya dari Kota Metro.

 

Menindaklanjuti laporan masyarakat, Kapolsek Trimurjo AKP Admar, S.Pd bersama personel langsung melakukan patroli, penyelidikan, serta pendalaman terhadap identitas para pelajar yang terlibat. Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa kelompok pelajar tersebut berasal dari siswa SMK Muhammadiyah 2 Metro dan diduga telah merencanakan tawuran dengan kelompok siswa SMKN 2 Metro.

 

Permasalahan diketahui berawal dari saling kirim pesan melalui media sosial Instagram antar kelompok pelajar hingga berujung ajakan bertemu untuk tawuran. Beruntung, sebelum aksi tersebut terjadi, pihak kepolisian bergerak cepat melakukan upaya pencegahan dan pembinaan.

 

Pada Sabtu, 24 Mei 2026 pukul 11.00 WIB, bertempat di Polsek Trimurjo, dilakukan pertemuan antara pihak sekolah, orang tua siswa, dan para pelajar yang terlibat. Dalam kegiatan tersebut, seluruh siswa diberikan pembinaan, membuat surat pernyataan di atas materai, serta diminta bersungkem kepada orang tua mereka sebagai bentuk penanaman rasa hormat, empati, dan kesadaran atas kesalahan yang telah dilakukan.

 

Pihak sekolah dari kedua belah pihak menyatakan tidak akan mentolerir lagi tindakan siswa yang dapat mencoreng nama baik sekolah maupun mengganggu keamanan masyarakat. Sementara para orang tua siswa mengaku berterima kasih kepada pihak kepolisian karena telah bertindak cepat mencegah terjadinya bentrokan yang bisa berujung fatal.

 

Kapolsek Trimurjo menegaskan bahwa upaya pencegahan tawuran pelajar akan terus dilakukan melalui patroli rutin, pendekatan persuasif, koordinasi dengan sekolah, serta pengawasan media sosial yang kerap menjadi pemicu konflik antar remaja.

 

Dengan keberhasilan ini, Polsek Trimurjo menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah serta menyelamatkan generasi muda dari pergaulan negatif, kekerasan jalanan, dan tindak pidana yang dapat merusak masa depan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *