Kepatuhan Lapor SPT ASN Pemko Batam Capai 99,5 Persen, Raih Penghargaan dari DJP Kepri

Batam123 Dilihat

Batam, Intinews.com..
Pemerintah Kota (Pemko) Batam meraih penghargaan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Wilayah Kepulauan Riau. Penghargaan ini diberikan atas capaian tingginya tingkat kepatuhan aparatur sipil negara (ASN) dalam melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Orang Pribadi.

Penghargaan diserahkan setelah tercatat tingkat kepatuhan pelaporan SPT Tahun Pajak 2025 oleh pegawai di lingkungan Pemko Batam mencapai angka impresif 99,5 persen. Angka tersebut menunjukkan komitmen yang kuat dari pihak pemerintah daerah dalam mendorong ketaatan perpajakan di kalangan aparatur.

Penyerahan penghargaan berlangsung dalam pertemuan resmi di Kantor Wali Kota Batam pada hari Rabu (4/3/2026). Acara dihadiri langsung oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Kepala Kantor Wilayah DJP Kepulauan Riau Mekar Satria Utama.

Mekar Satria Utama menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemko Batam atas kontribusi yang diberikan.

“Terima kasih atas komitmen dan kontribusi Pemko Batam dalam mendorong kepatuhan ASN melaporkan SPT tahunan tepat waktu. Capaian ini sangat baik,” ucapnya dalam kesempatan tersebut.

Menurutnya, tingkat kepatuhan yang tinggi tidak hanya menunjukkan kesadaran aparatur pemerintah dalam memenuhi kewajiban perpajakan, tetapi juga berperan sebagai contoh positif bagi masyarakat luas. Hal ini diharapkan dapat mendorong kepatuhan pajak di seluruh lapisan masyarakat di wilayah Batam.

Sementara itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan pentingnya memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah dan instansi vertikal, termasuk DJP. Ia menyatakan bahwa kolaborasi ini menjadi fondasi utama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah.

“Ada hal-hal yang memang harus kita tangani bersama. Kolaborasi dan sinergi menjadi kunci untuk mengoptimalkan potensi pendapatan daerah,” ujar Amsakar. Menurutnya, Batam memiliki potensi ekonomi besar mulai dari status kawasan perdagangan bebas, kawasan industri, hingga sektor galangan kapal yang berkembang pesat.

Amsakar juga menekankan pentingnya perbaikan tata kelola di berbagai sektor, termasuk pengelolaan retribusi daerah untuk memperkuat kemandirian fiskal.

“Dengan tata kelola yang baik, Batam diharapkan semakin ramah investasi dan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional,” pungkasnya.
(SjR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *