Koramil Suwandi Ambil Kendali, Konflik Buruh PT San Xiong Steel Tuntas Tanpa Gejolak

Lampung243 Dilihat

Lampung Selatan — Ketegasan dan integritas Tentara Nasional Indonesia kembali terbukti. Saat konflik buruh dan manajemen baru PT San Xiong Steel Indonesia memuncak akibat tunggakan gaji berbulan-bulan, Koramil 0421-10/Katibung di bawah peran aktif Sertu Suwandi tampil di garis depan, mengambil kendali situasi dan memastikan persoalan tidak melebar menjadi gejolak sosial.

Konflik yang telah berlarut hampir satu tahun, dengan penunggakan gaji hingga 7 bulan dan berkembang menjadi 10 bulan, sempat memicu ketegangan serius antara ratusan karyawan dan manajemen perusahaan. Situasi tersebut berpotensi mengganggu stabilitas keamanan wilayah. Namun, pendekatan tegas, terukur, dan humanis yang dilakukan Koramil Katibung berhasil meredam emosi, mempertemukan kedua belah pihak, hingga tercapai penyelesaian konkret.

Sertu Suwandi menegaskan bahwa kehadiran TNI bukan sekadar simbol negara, melainkan garda terdepan penjaga stabilitas rakyat.

“Babinsa adalah mata dan telinga negara. Kami tidak ingin rakyat terus terjebak dalam konflik berkepanjangan. Ketika situasi memanas, kami hadir untuk memastikan semuanya terkendali dan terselesaikan,” tegas Suwandi, Sabtu (21/2/2026).

Menurutnya, tantangan terbesar bukan hanya pada penyelesaian administrasi, tetapi pada pengendalian situasi di lapangan. Dibutuhkan ketegasan sikap, kedewasaan emosi, serta komunikasi yang intens agar konflik tidak berubah menjadi aksi yang merugikan semua pihak.

Hasilnya nyata. Manajemen PT San Xiong Steel Indonesia di bawah Direktur Utama Finny Fong akhirnya menyelesaikan pembayaran tunggakan gaji karyawan. Ketegangan mereda, kepastian hadir, dan harapan untuk kembali beroperasi terbuka lebar.

Suwandi juga menekankan pentingnya keberlanjutan operasional perusahaan demi menjaga denyut ekonomi masyarakat Katibung dan Lampung Selatan secara luas.

“Jika perusahaan beroperasi, lapangan kerja terbuka, pengangguran berkurang, dan ekonomi daerah bergerak. Itu yang kami perjuangkan rakyat tetap bekerja, wilayah tetap aman,” ujarnya tegas.

Apresiasi pun datang dari para karyawan. Asep dan Arif, mewakili pekerja lainnya, menyampaikan terima kasih kepada Direktur Utama serta jajaran TNI khususnya Koramil Katibung yang dinilai berperan besar dalam menuntaskan konflik.

Dengan tuntasnya persoalan ini, Koramil 0421-10/Katibung kembali membuktikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan sekadar pengamanan, melainkan solusi. Ketika konflik mengancam stabilitas, ketegasan Koramil Suwandi menjadi kunci, memastikan rakyat terlindungi dan roda ekonomi kembali berputar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *