Minggu Kasih Polsek Nongsa: Membangun Jembatan Kepercayaan dan Sinergi di Gereja St. Fransiskus Kabil

Batam148 Dilihat

Batam,Intinews.com.  – Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti Gereja Katolik Paroki St. Fransiskus Kabil, yang terletak di kawasan Citra, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, pada Minggu, 15 Maret 2026. Pada hari yang berbahagia tersebut, personel Polsek Nongsa menggelar kegiatan “Minggu Kasih”, sebuah inisiatif strategis dan humanis yang hadir sebagai wujud nyata kedekatan Polri dengan masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya sekadar pertemuan rutin, melainkan sebuah wadah dialog yang terbuka dan konstruktif untuk mempererat tali silaturahmi serta membangun komunikasi dua arah yang harmonis antara aparat kepolisian dan warga.

Kegiatan mulia ini berada di bawah tanggung jawab langsung Kapolsek Nongsa, Komlol Eriman. Hadir secara langsung mewakili jajaran kepolisian di lokasi adalah Bhabinkamtibmas Kelurahan Batu Besar, Aipda Wadilhot, S.H., yang disambut dengan hangat oleh perangkat gereja dan para jemaat yang hadir. Pertemuan ini menjadi ruang yang sangat berharga bagi kedua belah pihak untuk duduk bersama, berdiskusi, dan membahas berbagai hal yang berkaitan dengan upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Nongsa, khususnya di lingkungan Kelurahan Batu Besar.

Membuka rangkaian kegiatan, Aipda Wadilhot menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat yang telah meluangkan waktu dan berkenan hadir dalam acara Minggu Kasih tersebut. Dalam sambutannya, ia menjelaskan secara gamblang tujuan utama dari kehadiran personel kepolisian di tengah-tengah jemaat.

“Terima kasih kepada bapak dan ibu yang telah hadir dalam kegiatan Minggu Kasih ini. Tujuan kami datang ke sini adalah untuk mendengar keluhan ataupun curahan hati masyarakat Batu Besar terhadap pelayanan kami dari Polsek Nongsa, sekaligus menjalin komunikasi dan silaturahmi yang baik antara masyarakat dengan kepolisian,” ujar Aipda Wadilhot dengan penuh keramahan.

Lebih jauh, Aipda Wadilhot juga mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk bahu-membahu dan berperan aktif dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif. Ia menekankan bahwa keberhasilan tugas kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan tidak akan tercapai tanpa partisipasi dan dukungan dari masyarakat itu sendiri.

“Kami mengajak bapak dan ibu semua untuk bersama-sama menjaga kamtibmas agar tetap kondusif. Tanpa peran masyarakat, kami tidak akan mampu menangani seluruh permasalahan kamtibmas. Jadilah polisi bagi diri sendiri dan juga bagi keluarga,” tegasnya. Pesan ini mengandung makna yang dalam, mengajak setiap individu untuk menjadi pelopor keamanan di lingkungan masing-masing.

Selain mengajak untuk bersinergi, Bhabinkamtibmas juga memberikan pengingat penting bagi warga agar tetap menjaga kekompakan dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia juga menegaskan agar masyarakat tidak ragu untuk segera melaporkan apabila menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas. Masyarakat diimbau untuk segera menghubungi layanan kepolisian melalui call center 110 ataupun menghubungi langsung Polsek Nongsa apabila membutuhkan bantuan, sehingga setiap permasalahan dapat segera ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat.

Suasana dialog yang terbuka semakin terasa pada sesi interaksi dengan warga. Salah satu jemaat Gereja Katolik Paroki St. Fransiskus Kabil, Arnold, menyampaikan apresiasinya kepada pihak kepolisian atas berbagai informasi serta imbauan kamtibmas yang telah disampaikan. Ia menegaskan komitmen masyarakat untuk terus mendukung upaya kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Terima kasih kepada Bapak Bhabinkamtibmas yang telah memberikan kami masukan dan informasi tentang kamtibmas. Kami masyarakat juga akan tetap proaktif menjaga lingkungan demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Kelurahan Batu Besar,” ungkap Arnold dengan antusias.

Tidak hanya membahas masalah keamanan, sesi tanya jawab juga menjadi momen yang informatif ketika seorang warga bernama Jefri menyampaikan pertanyaannya mengenai tata cara pendaftaran menjadi anggota Polri. Menanggapi hal tersebut dengan sabar dan jelas, Aipda Wadilhot menjelaskan bahwa masyarakat dapat mengakses segala informasi resmi terkait penerimaan anggota Polri melalui website resmi penerimaan Polri. Ia juga menekankan pentingnya bagi calon pendaftar untuk memastikan bahwa mereka memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan, baik dari segi kesehatan jasmani maupun rohani.

Rangkaian kegiatan Minggu Kasih ini berlangsung dengan sangat lancar, diwarnai oleh dialog-dialog yang bermanfaat dan suasana kekeluargaan yang kental. Melalui kegiatan yang penuh makna ini, diharapkan hubungan yang harmonis dan saling percaya antara kepolisian dan warga dapat terus terjalin dan semakin kuat. Hal ini tentu menjadi pondasi yang sangat penting demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kelurahan Batu Besar.

Kegiatan ini berakhir sekitar pukul 11.30 WIB dengan situasi yang terpantau sangat aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Bhabinkamtibmas dan jajaran Polsek Nongsa di tengah masyarakat pada hari itu menjadi bukti nyata yang tak terbantahkan: bahwa Polri selalu hadir untuk mendengar, melayani, dan memberikan solusi nyata terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat yang dilayaninya.

(SjR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *