Pemerintah Kota Metro menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 sebagai forum strategis untuk merumuskan arah pembangunan daerah yang lebih terukur, partisipatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Wisma Haji Al-Khairiyah, Metro Pusat, Kamis, 12 Maret 2026.
Musrenbang tersebut menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga memperkuat kualitas sumber daya manusia dan solidaritas sosial masyarakat.
Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menegaskan bahwa RKPD 2027 merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Kota Metro 2025–2029, sehingga memiliki peran krusial dalam menjaga kesinambungan pembangunan daerah.
Menurutnya, tema pembangunan tahun 2027 difokuskan pada penguatan modal manusia dan modal sosial sebagai fondasi pembangunan ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Dengan kata lain, keunggulan Kota Metro ke depan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas pendidikan, literasi masyarakat, serta kuatnya kohesi sosial.
Sejumlah indikator pembangunan Kota Metro juga menunjukkan tren positif. Data Badan Pusat Statistik mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 80,41 pada 2024 menjadi 81,22 pada 2025, sementara pertumbuhan ekonomi daerah juga naik dari 4,88 persen menjadi 5,20 persen.
Selain itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 6,78 persen pada 2024 menjadi 6,44 persen pada 2025, dan tingkat pengangguran terbuka turut menurun menjadi 3,54 persen, lebih rendah dari rata-rata provinsi.
Forum Musrenbang ini juga menjadi ruang penyelarasan aspirasi antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, akademisi, serta masyarakat. Berbagai masukan yang muncul diharapkan mampu memperkuat dokumen perencanaan pembangunan sehingga program yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan nyata masyarakat.
Dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah Kota Metro optimistis arah pembangunan menuju 2027 tidak hanya mempercepat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.











