Operasi Ketupat Seligi 2026: Personel Pos Pam Nagoya Hill Maksimalkan Pengamanan dan Pelayanan Masyarakat

Uncategorized154 Dilihat

Batam – Personel Pos Pengamanan (Pos Pam) Zona 5 Nagoya Hill Polresta Barelang melaksanakan kegiatan pengamanan dan pelayanan masyarakat di wilayah Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam. Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Seligi 2026 yang berfokus pada kawasan keramaian Nagoya Hill dan BCS Mall, dilaksanakan pada Sabtu (21/03/2026).

Pelaksanaan kegiatan ini dipimpin langsung oleh sejumlah personel yang terdiri dari AIPDA Toni Pasaribu, AIPDA Robert, BRIPKA Daniel, BRIGPOL Doni, BRIGPOL Rio Putra, BRIPTU Johan, BRIPTU Marcel, BRIPTU Lufpy, BRIPTU Andika, dan BRIPDA Edo. Kehadiran mereka di lapangan menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Fokus Kegiatan

Sasaran utama pengamanan difokuskan pada dua aspek utama: pengaturan arus lalu lintas di sekitar Pos Pam dan pengamanan kawasan pusat perbelanjaan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan serta potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lokasi yang menjadi titik konsentrasi warga.

Dalam pelaksanaannya, personel secara aktif melakukan pengaturan lalu lintas guna memastikan kelancaran arus kendaraan. Selain itu, patroli rutin digelar untuk memantau situasi keamanan sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tertib dan waspada. Tidak hanya pengamanan, personel juga memberikan pelayanan langsung berupa pemberian informasi, penanganan keadaan darurat, pertolongan pertama, hingga menerima pengaduan masyarakat yang membutuhkan bantuan aparat.

Hasil yang Dicapai

Hasil dari kegiatan ini sangat positif. Arus lalu lintas di kawasan Zona 5 Nagoya Hill berjalan lancar. Upaya pengaturan, patroli, dan edukasi kepada pengendara juga berhasil menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas di wilayah tersebut.

Lebih jauh lagi, kehadiran personel Polri berhasil mencegah dan menekan potensi tindak kriminalitas seperti pencurian dengan pemberatan (Curas), pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), serta aksi premanisme dan gangguan keamanan lainnya. Hal ini secara langsung meningkatkan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di pusat keramaian.

Secara keseluruhan, kegiatan pengamanan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Hingga kegiatan berakhir, tidak ditemukan adanya kejadian menonjol. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan terus memberikan rasa terlindungi, terayomi, dan terlayani secara optimal selama pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2026.

(SjR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *