PETANI SEMANGKA JADI KEBANGGAAN DAERAH, I KOMANG KOHERI RESMIKAN TUGU SEMANGKA SEBAGAI SIMBOL KEMAKMURAN LAMPUNG TENGAH

Lampung169 Dilihat

Lampung Tengah  —  Komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dalam memperkuat sektor pertanian kembali ditegaskan. Plt. Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, secara resmi membuka Sarasehan Petani Semangka sekaligus meresmikan Tugu Semangka di Kampung Simpang Agung, Kecamatan Seputih Agung, Rabu (3/6/2026).

Peresmian tugu tersebut menjadi momen bersejarah bagi masyarakat setempat. Tugu Semangka hadir bukan sekadar sebagai ikon wilayah, melainkan simbol keberhasilan petani dan bukti nyata bahwa Simpang Agung telah menjadi salah satu sentra produksi semangka unggulan di Lampung Tengah.

Kegiatan ini turut dihadiri Managing Director PT East West Seed Indonesia, Ir. Glenn Pardede, M.M., M.B.A., Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Tanaman Pangan Hortikultura Kabupaten Lampung Tengah, Camat Seputih Agung bersama Forkopimcam, para penyuluh pertanian, kelompok tani, serta pelaku usaha pertanian.

Dalam sambutannya, I Komang Koheri menyampaikan apresiasi tinggi kepada para petani yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

“Keberhasilan pembangunan pertanian di Lampung Tengah tidak terlepas dari tetesan keringat, kerja keras, dan dedikasi luar biasa para petani. Mereka adalah pahlawan pangan yang sesungguhnya,” tegasnya.

 

Menurutnya, komoditas semangka Lampung Tengah telah terbukti memiliki kualitas unggul dan mampu bersaing di pasar lokal maupun nasional. Karena itu, pemerintah daerah akan terus hadir memberikan dukungan nyata kepada petani melalui penyediaan sarana dan prasarana, pendampingan penyuluh pertanian, hingga upaya menjaga stabilitas harga pascapanen.

Pada kesempatan tersebut, Komang Koheri juga menegaskan makna penting Tugu Semangka yang baru diresmikan.

“Tugu Semangka ini bukan sekadar bangunan beton atau hiasan. Ini adalah simbol kehormatan, lambang kemakmuran, dan pengingat bahwa wilayah ini merupakan salah satu lumbung semangka terbaik. Semoga menjadi penyemangat bagi petani untuk terus meningkatkan kualitas dan produktivitas pertanian,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, ia berharap sarasehan tersebut menjadi wadah dialog yang produktif antara petani, kelompok tani, pemerintah, dan para pemangku kepentingan pertanian guna mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan.

“Kita harus terus berinovasi, memanfaatkan teknologi pertanian modern, memperkuat kelembagaan kelompok tani, serta menjaga kekompakan agar posisi tawar petani semangka Lampung Tengah semakin kuat dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

 

Peresmian Tugu Semangka dan pelaksanaan Sarasehan Petani Semangka ini menjadi bukti nyata bahwa Lampung Tengah terus menempatkan sektor pertanian sebagai tulang punggung pembangunan daerah sekaligus motor penggerak ekonomi masyarakat pedesaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *