Rayap besi” dibongkar! Fasilitas umum jadi sasaran, Batam bertindak tegas

Batam26 Dilihat

Batam – Aksi pencurian yang menyasar sarana dan prasarana publik, atau yang kerap disebut sebagai kejahatan “rayap besi”, akhirnya berhasil diungkap dan digulung oleh aparat kepolisian. Keberhasilan ini mendapat apresiasi luas, mengingat tindak pidana jenis ini sangat meresahkan dan berdampak langsung pada kenyamanan serta keselamatan masyarakat Kota Batam.

Wali Kota Batam, Dr. H. Amsakar Achmad, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa penindakan tegas terhadap pelaku kejahatan ini sangat penting dilakukan. Pasalnya, kerugian yang ditimbulkan tidak hanya diukur dari nilai ekonomi barang yang dicuri, melainkan dampak luas yang dirasakan oleh seluruh warga.

“Kami sangat mengapresiasi kerja cepat kepolisian yang berhasil membongkar kasus ini. Kejahatan terhadap fasilitas umum ini tidak bisa dibiarkan, karena dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat luas,” ujar Amsakar, Kamis (2/4/2026).

Dampak serius, bukan sekadar kehilangan barang

Menurut Amsakar, aksi pencurian yang menyasar traffic light, kabel listrik, hingga perangkat tower komunikasi ini menimbulkan gangguan yang sangat nyata.

Bukan sekadar soal kehilangan aset negara, tapi berujung pada:

– Terganggunya sistem lampu lalu lintas yang berpotensi memicu kemacetan hingga kecelakaan.

– Padamnya penerangan jalan umum yang membuat jalanan menjadi gelap dan rawan kejahatan.

– Putusnya jaringan komunikasi yang menghambat aktivitas bisnis dan pelayanan publik.

“Bayangkan saja, kalau traffic light rusak, arus lalu lintas jadi kacau. Kalau kabel jalanan dicuri, jalan jadi gelap gulita dan membahayakan pengendara. Ini bukan masalah kecil, ini menyangkut keselamatan bersama,” tegasnya.

Ajak masyarakat jadi mata dan telinga

Di tengah upaya penegakan hukum yang terus digencarkan, Wali Kota Batam juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak tinggal diam. Menjaga aset dan keamanan kota bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab kolektif.

Ia meminta warga untuk lebih peduli dan sigap terhadap lingkungan sekitarnya.

“Kami mengajak masyarakat untuk lebih peduli. Jika melihat ada tindakan mencurigakan, ada orang yang membongkar atau mengambil barang yang bukan miliknya, segera laporkan,” katanya.

Langkah konkret yang diharapkan antara lain:

– Lebih peduli lingkungan: Peka terhadap perubahan atau kerusakan di fasilitas sekitar.

– Berani melapor: Segera hubungi pihak berwajib atau layanan darurat jika melihat kejanggalan.

– Perkuat sinergi: Bekerja sama dengan pemerintah dan polisi demi terciptanya situasi yang aman.

“Menjaga Batam agar tetap aman, nyaman, dan kondusif adalah tanggung jawab kita bersama. Mari bergandengan tangan, awasi aset kita, dan lawan segala bentuk kejahatan yang merugikan banyak pihak,” tutup Amsakar.

(SjR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *