Suasana Idul Fitri Semakin Dekat, LazisMu Kepri Ajak Warga Muhammadiyah Bersatu dalam Sholat Id di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal

Batam181 Dilihat

Batam, 19 Maret 2026 – Menyambut hari kemenangan 1 Syawal 1447 H yang bertepatan dengan 20 Maret 2026, suasana kebersamaan dan kegembiraan mulai terasa di seluruh penjuru Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau. Ketua Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Shadaqah (LazisMu) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Kepulauan Riau, Juanda, menyampaikan ajakan yang hangat kepada seluruh warga dan simpatisan Muhammadiyah, khususnya yang berdomisili di Kota Batam, untuk menyatukan hati dan langkah dalam melaksanakan ibadah Sholat Idul Fitri.

Lokasi yang telah ditentukan sebagai pusat peribadatan hari raya bagi warga Muhammadiyah di Batam adalah Lapangan Sport Hall Temenggung Abdul Jamal, Muka Kuning. Dalam pesannya, Juanda berharap seluruh jamaah dapat hadir lebih awal, yakni mulai pukul 06.00 WIB, agar dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan tenang dan khidmat. Sholat Idul Fitri sendiri dijadwalkan akan dimulai tepat pada pukul 07.00 WIB, dipimpin langsung oleh Ustaz Abdul Rauf, S.Th.I., M.Ag, yang akan bertindak sebagai imam sekaligus khatib.

“Marilah kita beramai-ramai menghadiri sholat Ied di lokasi yang telah ditentukan. Mari kita jadikan momen ini sebagai kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi, membersihkan hati, dan memulai lembaran baru dengan jiwa yang suci,” ujar Juanda dalam pesan ajakannya yang penuh kehangatan.

Tidak hanya di Kota Batam, semangat kebersamaan ini juga akan terasa serentak di seluruh kabupaten dan kota di wilayah Kepulauan Riau. Pelaksanaan Sholat Idul Fitri di masing-masing daerah akan menjadi tanggung jawab Pimpinan Daerah Muhammadiyah setempat, yang akan didukung penuh oleh berbagai Organisasi Otonom Muhammadiyah (Ortom) sesuai tingkatan. Organisasi seperti IMM, IPM, NA, TS, HW, PM, dan Aisyiyah akan bahu-membahu memastikan kelancaran acara, mencerminkan semangat gotong royong dan kekompakan keluarga besar Muhammadiyah.

Di tengah sukacita menyambut hari raya, Juanda juga menyempatkan diri menyampaikan pesan pribadi yang menyentuh hati. Ia memohon maaf yang sebesar-besarnya jika selama ini terdapat kesalahan kata atau perbuatan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Sebuah ungkapan kerendahan hati yang menjadi ciri khas perayaan Idul Fitri, di mana setiap insan diharapkan saling memaafkan dan saling melengkapi.

“Takaballahhu mina waminkum,” tutup Juanda dengan penuh harap. Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah kita, membersihkan hati kita, dan menjadikan kita kembali sebagai manusia yang suci di hari yang mulia ini. 🙏🙏

(SjR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *