Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Sat Lantas Polres Lampung Timur Tekankan Tertib Lalu Lintas di SMK Muhammadiyah Marga Tiga

Lampung20 Dilihat

 

LAMPUNG TIMUR — Upaya membentuk generasi muda yang disiplin dan sadar hukum terus digencarkan. Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Lampung Timur turun langsung ke dunia pendidikan dengan menjadi pembina upacara bendera di SMK Muhammadiyah Marga Tiga, Kabupaten Lampung Timur, Senin pagi (26/1/26)

Upacara yang dimulai pukul 07.30 WIB itu diikuti seluruh dewan guru, staf sekolah, serta ratusan pelajar. Kegiatan berlangsung khidmat dan tertib, sekaligus menjadi momentum penting untuk menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak usia sekolah.

Bertindak sebagai pembina upacara, AIPDA Sastiya dari Sat Lantas Polres Lampung Timur menegaskan bahwa disiplin bukan sekadar kewajiban di sekolah, melainkan fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk di jalan raya. Ia mengingatkan para pelajar agar patuh terhadap rambu lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI saat berkendara, serta tidak mengemudikan kendaraan bermotor sebelum cukup umur dan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Menurutnya, tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan usia pelajar menjadi alarm serius bagi semua pihak. Pelanggaran sekecil apa pun, kata dia, berpotensi merenggut nyawa dan menimbulkan kerugian bagi diri sendiri maupun orang lain.

“Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Pelajar harus menjadi pelopor tertib berlalu lintas, bukan justru menjadi bagian dari masalah,” tegasnya dalam amanat upacara.

Selain menekankan keselamatan berlalu lintas, AIPDA Sastiya juga memotivasi para siswa untuk membangun karakter disiplin dalam kehidupan sehari-hari. Disiplin waktu, sikap, dan perilaku dinilai sebagai kunci utama untuk meraih masa depan yang lebih baik serta membentuk pribadi yang bertanggung jawab dan berakhlak.

Pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut. Kehadiran aparat kepolisian di lingkungan pendidikan dinilai memberi dampak nyata dalam menumbuhkan kesadaran hukum di kalangan pelajar.

Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan terus terjalin kuat, guna melahirkan generasi muda yang sadar hukum, berdisiplin tinggi, dan menjunjung keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar aturan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed