Lampung Selatan — Di sudut ruang perawatan lantai 3 RS Airan Raya, tepatnya di Ruang 343, seorang nenek berusia 66 tahun terbaring lemah tanpa satu pun keluarga yang menungguinya. Namanya Rukmini. Suaranya lirih, nyaris tak terdengar. Namun setiap kalimat yang keluar dari bibirnya terasa seperti sayatan bagi siapa pun yang mendengarnya. Minggu, 01/03/2026.

Di usia senja, ketika sebagian orang menikmati kebersamaan anak dan cucu, Rukmini justru berjuang seorang diri melawan sakit yang menggerogoti tubuhnya. Suaminya telah lama meninggal dunia. Anak semata wayangnya pergi entah ke mana, tanpa kabar, tanpa jejak.
Di atas ranjang rumah sakit, usai menjalani operasi pemasangan trakeostomi atau alat bantu pernapasan, Rukmini hanya bisa menatap langit-langit kamar dengan mata berkaca-kaca. Sesekali ia bergumam pelan, memanggil anaknya yang tak kunjung datang.
“Pulanglah, Nak… Jika ibu tak ada lagi, siapa yang mendoakan ibu?” ucapnya dengan suara bergetar, menahan tangis yang tak lagi mampu ia sembunyikan.
Selama ini, Rukmini tinggal seorang diri di Perum Dadi 99, RT 015 RW 004, Desa Margodadi, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan. Untuk bertahan hidup, ia mencari rongsokan di jalanan. Penghasilannya tak menentu. Bisa makan sehari saja sudah menjadi nikmat yang ia syukuri.
Kini cobaan itu datang bertubi-tubi. Selain harus menghadapi kerasnya hidup tanpa keluarga, Rukmini juga harus melawan penyakit yang membutuhkan perawatan intensif dan biaya tidak sedikit. Diagnosa terakhir menyebutkan adanya gangguan serius yang memaksanya bergantung pada alat bantu pernapasan serta pengobatan berkelanjutan.
Sebagai seorang dhuafa, Rukmini sangat membutuhkan uluran tangan. Ia memerlukan bantuan untuk pembelian alat kesehatan, obat-obatan, serta kebutuhan makan selama masa perawatan. Lebih dari itu, ia juga membutuhkan pendamping yang bersedia menjaganya 24 jam, karena kondisinya tidak memungkinkan untuk ditinggal sendirian.
Ramadhan menjadi momentum untuk membuka hati. Di bulan penuh berkah ini, kepedulian sekecil apa pun akan sangat berarti bagi Rukmini. Bukan hanya soal materi, tetapi juga tentang rasa ditemani, dijenguk dan diperhatikan, hal sederhana yang mungkin selama ini hanya bisa ia bayangkan.
Bagi masyarakat yang tergerak membantu, bantuan dapat disalurkan melalui rekening BRI 570401026057533 atas nama Rina Widya Ramadhani. Konfirmasi dapat dilakukan melalui WhatsApp 0858-1116-1701.
Atau, bagi yang ingin memastikan sekaligus menjenguk langsung, bantuan dapat diserahkan secara langsung kepada Nenek Rukmini di RS Airan Raya, lantai 3, Ruang 343.
Barangkali, dari sekian banyak doa yang ia panjatkan dalam kesendirian, kepedulian kita hari ini adalah jawaban yang selama ini ia tunggu.












