Wartawan senior Batam jalin silaturahmi dengan Kalapas Yosafat, dorong transparansi Lapas ke publik

Batam52 Dilihat

Batam – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tercipta dalam pertemuan silaturahmi antara Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Batam, Yosafat, dengan dua tokoh pers senior Kota Batam, Tumpal Sitompul dan MP. Sidabutar. Pertemuan berlangsung di Aula Lapas Batam, Rabu (1/4/2026).

Kunjungan ini bukan sekadar basa-basi, melainkan momen strategis untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus membahas langkah konkret mewujudkan keterbukaan informasi publik di lingkungan pemasyarakatan. Diskusi berjalan santai namun mendalam, membahas berbagai aspek pengelolaan Lapas hingga pentingnya peran media sebagai corong informasi kepada masyarakat.

Kalapas Yosafat: Pintu kami terbuka lebar

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Yosafat menegaskan komitmen kuatnya untuk terus membangun sinergi yang baik dengan insan pers. Ia memandang media bukan sebagai pihak yang harus dihadang, melainkan mitra strategis yang membantu menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang.

“Media memiliki peran sangat penting dalam menyampaikan informasi kepada publik. Kami ingin menegaskan bahwa pihak Lapas sangat terbuka dan siap bersinergi demi mewujudkan transparansi serta peningkatan pelayanan di Lapas Batam,” ujar Yosafat tegas.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengamanan yang juga menjabat sebagai Humas Lapas Batam, Andre, turut menambahkan bahwa pihaknya ingin menghilangkan sekat atau jarak antara institusi dengan awak media.

“Kami tidak ingin ada sekat antara Lapas dan insan pers. Justru kami berharap media menjadi jembatan informasi kepada masyarakat. Apa yang kami lakukan di dalam, baik pembinaan warga binaan maupun pelayanan publik, harus diketahui publik secara terbuka dan objektif,” tegas Andre.

Ia menekankan bahwa keterbukaan ini bukan sekadar wacana, melainkan sudah menjadi budaya kerja yang diterapkan demi terciptanya tata kelola yang profesional dan akuntabel.

“Transparansi bukan hanya slogan, tapi menjadi bagian dari kerja nyata kami. Dengan adanya sinergi bersama media, kami yakin kepercayaan publik terhadap Lapas Batam akan semakin meningkat,” tambahnya.

MP. Sidabutar: Jarang ada pimpinan se-terbuka ini

Sementara itu, wartawan senior MP. Sidabutar yang hadir dalam pertemuan tersebut memberikan apresiasi tinggi dengan gaya bahasanya yang khas, lugas, dan penuh semangat. Menurutnya, sikap terbuka yang ditunjukkan Kalapas Yosafat adalah hal positif yang patut didukung.

“Kalau kami lihat, ini sudah bagus kali, lae. Jujur saja, jarang-jarang ada pimpinan yang sebuka dan se-komunikatif ini. Artinya memang ada niat baik yang kuat untuk membangun kepercayaan publik,” ujar Sidabutar memuji.

Pria yang dikenal sangat peduli pada informasi ini pun berpesan agar keterbukaan ini tidak hanya sesaat, tapi dilakukan secara berkelanjutan.

“Pesan kami, jangan hanya hari ini saja dibuka, tapi harus berkelanjutan. Supaya masyarakat juga paham apa yang sebenarnya terjadi di dalam Lapas. Jadi tidak ada lagi praduga yang macam-macam, bah. Transparansi itu penting kali,” tegasnya.

Dengan gaya santainya, Sidabutar juga menegaskan posisi media sebagai mitra, bukan lawan.

“Kami ini kan mitra, bukan lawan. Jadi kalau komunikasi dibuka lebar seperti ini, semua jadi enak. Kami pun bisa menyampaikan berita yang berimbang dan objektif. Jadi saling percaya lah kita, lae,” tutupnya.

Tumpal Sitompul apresiasi responsivitas pihak Lapas

Sementara itu, wartawan senior lainnya, Tumpal Sitompul, juga menyampaikan hal senada. Ia mengapresiasi sikap terbuka dan responsif yang ditunjukkan oleh Kalapas Yosafat beserta seluruh jajarannya terhadap keberadaan media.

Menurutnya, kemudahan akses informasi dan komunikasi yang baik akan sangat membantu dalam menghasilkan pemberitaan yang faktual dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Momentum silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik untuk memperkuat kolaborasi positif ke depannya, sekaligus mendorong terciptanya pengelolaan Lapas Batam yang semakin transparan, profesional, dan humanis.

(SjR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *