PHBI Tetap Hidup, Gotong Royong Jadi Kekuatan: IKBI Batam Peringati Maulid Nabi, Teguhkan Akhlak Rasulullah sebagai Kompas Kehidupan
BATAM, Minggu (20/9/2026) — Di tengah riuh dunia yang kerap melupakan inti kebersamaan, Masjid Al Jihad IKBI Batam menjadi saksi nyata: persaudaraan tak pernah padam jika ditopang keikhlasan. Ratusan jamaah memenuhi ruangan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M — bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ikrar teguh: meneladani akhlak Rasulullah SAW, mempererat ukhuwah, dan membuktikan bahwa kekuatan terbesar lahir dari gotong royong murni tanpa pamrih.
Mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Mempererat Ukhuwah dan Meningkatkan Keimanan”, kegiatan ini berdiri kokoh di atas pondasi kebersamaan — dibiayai sepenuhnya dari hasil swadaya anggota, tanpa menunggu bantuan dari mana pun. Inilah wajah IKBI yang sesungguhnya: mandiri, peduli, dan menyatu.
Erwin Daulay, Ketua Panitia: Maulid Bukan Sekadar Peringatan, Melainkan Panggilan untuk Berubah
Ketua Panitia Penyelenggara, Erwin Daulay, membuka acara dengan teguran yang menyentuh kesadaran setiap hadirin:
“Kita berkumpul bukan sekadar mengenang kelahiran beliau, tetapi melahirkan semangat beliau kembali ke dalam diri kita. Maulid Nabi adalah momen untuk meneladani akhlak Rasulullah, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan keimanan. Perbedaan bukan penghalang — justru kekuatan kita! Jangan biarkan kehangatan hari ini memudar saat melangkah pulang. Jadikan kepedulian sebagai cermin iman: peduli pada yang kesulitan, kuatkan yang lemah, rangkul yang tersisih. Itulah wajah umat yang dicintai Allah!” tegasnya lantang.
Sekretaris Umum Marlin Hrp: PHBI Tetap Dilaksanakan IKBI — Gotong Royong Bukti Kekuatan Nyata
Pernyataan yang menggema di seluruh masjid disampaikan oleh Sekretaris Umum IKBI, Marlin Hrp, yang menegaskan kelangsungan kegiatan keagamaan organisasi sekaligus memberikan apresiasi tulus kepada seluruh pelaksana:
*”Saya tegaskan dengan tegas: Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) akan tetap dilaksanakan oleh IKBI! Kegiatan seperti ini bukan tamu yang datang lalu pergi — ini adalah napas kehidupan kita! Ia lahir dari kesadaran, tumbuh dari kebersamaan, dan dijalankan atas keikhlasan murni!
Kepada panitia penyelenggara — DKM Masjid Al Jihad, Majelis Ta’lim, dan Pemuda IKBI — saya sampaikan penghargaan setinggi-tingginya! Kegiatan ini terselenggara murni dari hasil gotong royong, sumbangan sukarela, dan kepedulian keluarga besar. Tidak ada paksaan, tidak ada tekanan — semua berjalan karena keinginan tulus untuk berbuat baik. Inilah kekuatan IKBI yang tak bisa digoyahkan siapa pun: ketika tangan-tangan kita saling terulur tanpa menunggu perintah!”* ungkap Marlin Hrp disambut tepuk tangan yang meriah.
Ustadz Maruli Azhari: Cinta Nabi Bukan Hanya di Bibir — Dibuktikan dengan Akhlak yang Nyata
Tausiyah Ustadz Maruli Azhari menggetarkan hati setiap jamaah yang hadir. Beliau mengajak memeriksa diri: sejauh mana kecintaan kita kepada Rasulullah SAW bukan sekadar ucapan, melainkan hidup dalam perbuatan?
“Kita bershalawat, kita menyebut nama beliau, kita merayakan kelahiran beliau — tetapi apakah kita meneladani beliau? Rasulullah SAW adalah Al-Qur’an yang berjalan: lemah lembut kepada keluarga, jujur dalam perbuatan, adil kepada semua, peduli kepada yang terpinggirkan. Beliau membalas kejahatan dengan kebaikan yang lebih besar. Di Batam ini, di tengah perbedaan yang indah, mari kita buktikan: perbedaan itu rahmat, bukan pemisah! Satukan hati, bukan samakan pandangan. Angkat yang jatuh, tuntun yang tersesat, ingat yang terlupakan — itulah bukti cinta sejati kepada Nabi!” pesannya yang mendalam.
Rahmad Sukri Hasibuan, S.H., M.H.: IKBI Adalah Rumah yang Tak Pernah Mengunci Pintu
Sebagai Dewan Pengawas IKBI, Rahmad Sukri Hasibuan, S.H., M.H. menyampaikan amanat yang membara namun penuh kelembutan:
“IKBI bukan sekadar nama di akta — ini amanah! Amanah menjaga iman, menjaga persaudaraan, menjaga nama baik agama! Jangan biarkan kepentingan pribadi merobek ikatan yang sudah terjalin! Jadilah seperti nama yang kita sandang: Batak yang berbudaya luhur, Islam yang berakhlak mulia! IKBI adalah rumah kita semua — pintunya terbuka lebar untuk kebaikan, tertutup rapat untuk perpecahan! Mari buktikan: persaudaraan kita bukan sekadar kata di mimbar, melainkan nyata dalam tindakan!”
Pulang Membawa Cahaya, Bukan Sekadar Kenangan
Saat acara berakhir, tak ada yang bergegas pergi. Jamaah saling bersalaman, memeluk, berjanji untuk tetap hadir satu sama lain. Di sinilah makna sesungguhnya: kebersamaan yang dirayakan hari ini bukanlah puncak kegiatan, melainkan permulaan perjalanan yang lebih panjang.
“Kami pulang membawa tekad yang sama: meneladani Rasulullah bukan di bulan Maulid saja, tetapi setiap hari. Sedikit kebaikan yang kita tabur atas dasar keikhlasan, insya Allah akan tumbuh menjadi keberkahan bagi seluruh Kota Batam,” demikian janji yang terpatri di hati setiap jamaah.
PHBI tetap hidup. Gotong royong tetap menjadi tiang penyangga. Dan akhlak Rasulullah SAW tetap menjadi cahaya yang menuntun langkah IKBI Batam — hari ini, esok, dan selamanya.
( SjR )






