Batam, 21 Juni 2026 – Rangkaian peringatan HUT ke‑17 Batam Folding Bike (BFB) berjalan aman dan tertib. Polresta Barelang mengerahkan pengamanan terpadu guna memastikan kegiatan gowes berlangsung lancar, Minggu (21/6) pukul 07.00 WIB di Dataran Engku Putri, Batam Centre. Sekitar 300 peserta turut serta dalam ajang ini.
Kegiatan ini bukan sekadar perayaan ulang tahun komunitas. Bersama dukungan Pemkot Batam, Batam Folding Bike ingin menanamkan kesadaran: bersepeda itu sehat, ramah lingkungan, sekaligus sarat nilai kebersamaan. Polresta Barelang pun menggelar pengamanan terbuka maupun tertutup demi kenyamanan peserta dan pengguna jalan lain.
Rangkaian acara diawali dengan pendaftaran peserta. Momen khusus terjadi saat kedatangan K.H. Abdullah Gymnastiar atau Aa’ Gym di ruang tunggu Pemkot Batam. Suasana makin hidup sebelum keberangkatan.
Sebelum bergerak, peserta mendapat pengarahan jelas soal rute dan aturan main. Hal ini penting agar pergerakan berirama dan tidak menimbulkan kebingungan di lapangan.
Jalur yang dilalui cukup panjang namun terukur: dari Dataran Engku Putri lewat Jalan Ahmad Yani, Simpang Kabil, Jalan Jenderal Sudirman, Simpang Flyover Laluan Madani, Edukits, Simpang Rosedale, Bundaran Madani, lalu kembali lewat depan One Batam Mall menuju titik awal.
Total kekuatan pengamanan mencapai 61 personel gabungan. Rinciannya: 8 komando, 20 personel jajaran Polsek, 8 pengamanan tertutup, 31 pengatur lalu lintas, dan 2 petugas pendukung. Penempatan disusun strategis sepanjang jalur.
Pengamanan secara keseluruhan dipimpin langsung Kapolsek Batam Kota, AKP Benny Syahrizal, S.H., M.H. Kehadiran beliau menjamin koordinasi berjalan rapi di lapangan.
Turut menyemarakkan puncak acara K.H. Abdullah Gymnastiar, Ketua BFB, Ketua Indonesia Folding Bike, serta Wali Kota Batam. Kehadiran tokoh ini menegaskan dukungan penuh terhadap gerakan bersepeda di kota ini.
Saat peserta kembali ke titik finis, acara dilanjutkan dengan sambutan, pemotongan tumpeng, serta tausiyah penyemangat dari Aa’ Gym. Suasana berubah menjadi penuh makna dan kebahagiaan.
Selama kegiatan berlangsung hingga pukul 10.00 WIB, tidak ada insiden berarti. Petugas aktif mengatur arus lalu lintas, menjaga jalur aman, dan mengantisipasi gangguan apa pun.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata pelayanan Polresta Barelang. Pengamanan terpadu membuktikan bahwa setiap kegiatan warga berhak mendapat perlindungan dan pengayoman maksimal.
Sebagai penutup, masyarakat kembali diingatkan: layanan darurat 110 tersedia 24 jam bebas pulsa. Segala gangguan keamanan bisa segera dilaporkan agar ditangani cepat oleh petugas terdekat.
( SjR )











