- BATAM โ Dunia seakan berhenti berputar saat kabar duka itu datang. Hati seluruh keluarga besar Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) hancur berkeping-keping. Putra terbaik bangsa, sahabat yang baik hati, Ipda Supriadi, S.H., telah mengembuskan napas terakhirnya dengan tenang setelah berjuang sekuat tenaga melawan sakit yang diderita.
Almarhum yang memiliki riwayat penyakit jantung, wafat di salah satu rumah sakit di Jakarta, Rabu (16/04/2026). Kepergiannya yang begitu cepat bagai petir di siang bolong, meninggalkan luka yang sangat dalam di hati kita semua.
Jenazah Dipulangkan, Rindu Menanti di Pelabuhan Hati
Jenazah almarhum saat ini sedang dalam perjalanan pemulangan menuju Kota Batam. Dijadwalkan akan tiba sekitar pukul 11.00 WIB.
Setiap kilometer perjalanan ini penuh dengan doa dan air mata. Kita semua menanti kedatanganmu bukan lagi sebagai sosok yang penuh semangat, melainkan sebagai jenazah yang akan kita antarkan ke peristirahatan terakhir yang abadi.
Lensa Kamu Abadikan Momen, Kini Tinggal Kenangan yang Menusuk Hati
Semasa hidupmu, tanganmu yang terampil selalu sibuk mengabadikan setiap momen indah kegiatan kepolisian. Lewat TikTok dan Instagram, engkau hadirkan wajah Polri yang humanis, dekat, dan penuh kasih sayang kepada masyarakat.
“Dulu, engkau yang selalu sibuk merekam kebahagiaan dan tugas mulia. Kini, layar gawai kita hanya bisa menatap foto dan video kenangan itu dengan mata yang basah.
Setiap kali melihat konten yang pernah kau buat, rasanya hati ini perih sekali.
Momentum demi momentum yang terekam indah, kini tinggal kenangan demi kenangan yang tak akan pernah bisa terulang lagi.
Engkau telah selesai mengemban tugas duniawi dengan sangat indah, namun kepergianmu meninggalkan ruang yang begitu kosong dan sunyi.”
Jiwa Kemanusiaanmu yang Hangat, Kini Hanya Tinggal Cerita
Siapa yang tak akan menangis? Almarhum dikenal bukan hanya sebagai petugas yang disiplin, tapi sosok yang memiliki jiwa kemanusiaan yang sangat tinggi. Engkau selalu ada untuk membantu, selalu hadir dengan senyum yang menenangkan, dan selalu aktif dalam kebaikan.
Kebaikan hatimu itu yang kini paling kami rindukan. Kehangatan sikapmu itu yang kini tak lagi bisa kami rasakan. Dunia terasa sepi tanpa kehadiranmu, Sahabat…
๐ SURAT CINTA UNTUK PEMBACA: Kata-kata yang Menggetarkan Jiwa
**”Sesungguhnya, hati ini sangat hancur menerima kenyataan ini.
Air mata ini seakan tak ingin berhenti menetes, mengiringi kepergianmu yang begitu mendadak.
Tapi kami sadar, sesungguhnya kami bukanlah yang kehilanganmu, tapi kaulah yang telah selamat dari kerasnya dunia ini.
Engkau telah dipanggil pulang oleh Tuhan Yang Maha Pengasih, menuju tempat yang jauh lebih tenang, jauh lebih indah, dan penuh kedamaian abadi.
“Hidup di dunia ini hanyalah persinggahan, mati adalah kepulangan yang hakiki.
Selamat jalan Sahabat, Selamat jalan Pahlawan Hati.
Segala lelahmu menjadi ibadah, segala keringatmu menjadi pahala yang mengalir tanpa putus.
Semoga Allah memelukmu dengan kasih sayang-Nya, memaafkan segala khilafmu, dan menempatkanmu di tempat yang paling mulia di sisi-Nya, di dalam Surga-Nya yang terindah.”**
Ucapan Belasungkawa yang Penuh Haru
Polda Kepri, seluruh jajaran personel, serta Ikatan Keluarga Bhayangkari turut merasakan kedukaan yang sedalam-dalamnya.
โInna lillahi wa inna ilaihi rajiโun.
Semoga Allah SWT menempatkan almarhum di tempat yang paling cahaya di sisi-Nya.
Diterima segala amal shaleh dan pengabdiannya, diampuni segala dosa dan kesalahannya.
Dan untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah memberikan kekuatan yang luar biasa, ketabahan yang menembus langit, dan hati yang ikhlas menerima takdir ini.
Karena sesungguhnya milik Allah lah kita berasal dan kepada-Nya lah kita kembali.โ
Selamat jalan Sahabatku…
Jasamu abadi, namamu harum, kenanganmu akan selalu hidup di dalam hati kami selamanya. ๐๏ธ๐คฒ๐ญ
(SjR)






