Amsakar Hadiri Dharma Santi Nyepi 2026: Perbedaan Adalah Kekuatan, Bukan Pemisah

Batam72 Dilihat

Batam, Minggu (12/04/2026) – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri acara Dharma Santi Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang digelar di Kota Batam. Kehadiran pemimpin daerah ini disambut hangat oleh ratusan umat Hindu yang hadir, menjadi bukti nyata kerukunan dan kebersamaan antarumat beragama di kota ini.

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar menekankan bahwa momentum perayaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat penting bagi seluruh masyarakat untuk saling memaafkan, mempererat tali silaturahmi, serta menjaga keharmonisan dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai Nyepi Sejalan dengan Semangat Membangun Batam

Wali Kota menyampaikan bahwa nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Nyepi, seperti pengendalian diri, kesederhanaan, dan toleransi, sangat sejalan dengan visi membangun Batam yang damai, inklusif, dan maju.

“Nyepi mengajarkan kita untuk menenangkan pikiran, menyucikan hati, dan menghargai perbedaan. Perbedaan adalah kekuatan, bukan pemisah. Justru dengan keberagaman ini, Batam menjadi kaya dan unik,” tegas Amsakar.

Ia juga menambahkan bahwa kerukunan antarumat beragama merupakan modal utama dalam pembangunan daerah. Ketika masyarakat hidup berdampingan dengan damai dan saling menghormati, maka proses pembangunan akan berjalan lebih lancar dan memberikan manfaat bagi semua pihak.

Ajakan Jaga Kebersamaan

Di akhir sambutannya, Amsakar mengajak seluruh warga Batam untuk terus menjaga kebersamaan dan persatuan.

“Batam adalah rumah bagi kita semua, dari berbagai latar belakang, suku, dan agama. Mari kita rawat rumah ini bersama-sama, agar tetap menjadi tempat yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang,” tutupnya.

Acara Dharma Santi Nyepi 2026 ini berlangsung dengan penuh khidmat dan keakraban, semakin memperkuat semangat toleransi yang telah menjadi ciri khas masyarakat Kota Batam.

(SjR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *