Bambang Iman Santoso Hadirkan Semangat Budaya Metro Lewat Putri Nuban di Festival Krakatau XXXV

ADV140 Dilihat

METRO  —  Semangat melestarikan budaya dan memperkenalkan kekayaan seni daerah kembali ditunjukkan Pemerintah Kota Metro di bawah kepemimpinan Wali Kota Bambang Iman Santoso. Melalui keikutsertaan dalam Lampung Tapis Karnaval, rangkaian Festival Krakatau XXXV Tahun 2026, Kota Metro tampil membawa tema “Putri Nuban” yang sarat makna budaya dan identitas lokal. Senin, 31/08/2026.

Kehadiran Kota Metro dalam perhelatan budaya tingkat Provinsi Lampung tersebut berlangsung meriah. Ratusan peserta dari berbagai unsur Pemerintah Kota Metro bersama para pelaku seni tampil penuh semangat, membawa warna tersendiri dalam prosesi karnaval.

Sebanyak 164 peserta turut ambil bagian sejak awal hingga akhir kegiatan dan menempuh rute sekitar 4 kilometer dengan tertib dan penuh antusiasme.

Sekretaris Daerah Kota Metro, Ahmad Hariyanto, mengatakan keikutsertaan tersebut bukan sekadar mengikuti sebuah karnaval, tetapi menjadi momentum untuk memperkenalkan sekaligus menjaga keberlangsungan kekayaan budaya daerah.

“Yang kita tampilkan melalui tema Putri Nuban ini bukan hanya sekadar penampilan dalam sebuah karnaval, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kita untuk memperkenalkan dan melestarikan kekayaan budaya daerah,” ujarnya.

 

Tema Putri Nuban diwujudkan melalui berbagai penampilan dan kreasi seni yang dibawakan para peserta. Kehadiran para penari dan pelaku seni menjadi gambaran semangat masyarakat Metro dalam menjaga warisan budaya sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat yang lebih luas.

Kegiatan tersebut juga memperlihatkan kuatnya kebersamaan antara pemerintah daerah, aparatur, pelaku seni dan masyarakat. Mulai dari pejabat eselon II beserta pasangan, kepala bagian, camat, lurah, kepala puskesmas, kepala puskesmas pembantu hingga para seniman turut menjadi bagian dari kontingen Kota Metro.

Semangat kebersamaan itu menjadi warna tersendiri dalam membawa nama Kota Metro di panggung Festival Krakatau XXXV Tahun 2026.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Bambang Iman Santoso, momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Metro untuk terus memberikan ruang bagi seni dan budaya daerah agar semakin dikenal dan diapresiasi.

Budaya tidak hanya menjadi warisan yang dijaga, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai kekuatan daerah. Melalui seni, tradisi dan kreativitas masyarakat, Kota Metro memiliki peluang untuk memperkuat promosi pariwisata sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif.

“Partisipasi seluruh jajaran ini tentu menjadi bagian penting dalam membawa nama Kota Metro. Kita hadir bersama, mengikuti seluruh rangkaian dengan tertib, dan memberikan penampilan terbaik sebagai representasi Pemerintah Kota Metro,” kata Ahmad.

 

Keikutsertaan Metro dalam Festival Krakatau XXXV diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperluas pengenalan potensi seni, budaya dan pariwisata Kota Metro.

Lebih dari sekadar sebuah parade, Lampung Tapis Karnaval menjadi panggung kebersamaan untuk menunjukkan bahwa Kota Metro memiliki budaya, kreativitas dan semangat masyarakat yang patut dibanggakan.

Melalui tema “Putri Nuban”, Metro hadir membawa pesan bahwa budaya lokal harus terus hidup, diwariskan kepada generasi berikutnya dan diperkenalkan kepada masyarakat luas.

Dari Metro untuk Lampung, dari budaya untuk kebanggaan bersama. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *