BATAM, Kamis (16/04/2026) – Dalam upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang kembali menggelar operasi Patroli Hunting dan Penindakan Pelanggaran (Dakgar Lantas).
Kegiatan ini menjadi jawaban cepat atas keluhan masyarakat terkait kebisingan dan potensi bahaya, dengan fokus utama menindak kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau dikenal masyarakat sebagai “knalpot brong”.
Sasar Titik Rawan, Gunakan Teknologi Modern
Operasi berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB dengan menyasar sejumlah titik strategis di Kota Batam. Lokasi pengamanan meliputi area Persimpangan Kepri Mall, Simpang Gelael Sei Panas, Simpang Indomobil, Simpang KDA, Simpang Kara, hingga Simpang PJR Batu Besar Nongsa dan titik-titik padat lainnya.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, S.I.K., M.H., dengan pelaksanaan teknis di lapangan dikendalikan oleh Kanit Turjawali Ipda Tino Desmawanto.
Dalam penindakan, petugas menerapkan metode modern berbasis Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile, sehingga proses penegakan hukum berjalan lebih akurat, transparan, dan akuntabel.
9 Unit Kendaraan Ditindak
Fokus penindakan kali ini diarahkan kepada kendaraan roda dua maupun roda empat yang menggunakan knalpot modifikasi yang menimbulkan suara bising, tidak melengkapi surat-surat kendaraan, serta tidak memenuhi kelengkapan administrasi lainnya.
Selain melakukan penindakan, petugas juga memberikan edukasi secara humanis agar para pengendara menyadari pentingnya menggunakan kendaraan sesuai standar demi kenyamanan dan keselamatan bersama.
Hasil yang membanggakan tercatat pada operasi kali ini, petugas berhasil menindak total 9 unit kendaraan, yang terdiri dari 2 unit roda empat dan 7 unit roda dua.
Wujudkan Lalu Lintas yang Aman dan Damai
Keberhasilan kegiatan ini diharapkan mampu memberikan efek jera sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat. Satlantas Polresta Barelang menegaskan komitmennya untuk terus hadir di jalan raya dengan pendekatan yang tegas namun tetap humanis.
“Kami berharap sinergi antara aparat dan masyarakat dapat terus terjalin. Tertib berlalu lintas bukan hanya kewajiban, melainkan kesadaran bersama demi terciptanya jalan raya yang aman, nyaman, dan bebas dari potensi kecelakaan maupun gangguan kebisingan,” ujar pihak Satlantas
(SjR)











