Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan Beri Pengarahan Tegas ke Jajaran Pemasyarakatan Kepri di Lapas Batam

Batam35 Dilihat

BATAM – Lapas Batam menjadi pusat pertemuan strategis seluruh jajaran Pemasyarakatan se-Kepulauan Riau. Dalam kunjungan kerjanya pada Sabtu (4/7/2026), Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan, Yan Rusmanto, memberikan pengarahan penting guna memperkuat kualitas pelayanan dan integritas petugas.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Batam ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Kepri, Aris Munandar, didampingi Kepala Lapas Batam, Yosafat Rizanto. Turut hadir para Kepala UPT beserta pejabat struktural dari Lapas, Rutan, Bapas, dan LPKA se-Kepulauan Riau.

Dalam sambutannya, Aris Munandar menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh jajaran. Ia menekankan bahwa forum ini menjadi wadah krusial untuk menyamakan persepsi, mempererat koordinasi, dan memastikan setiap kebijakan pusat dapat dijalankan dengan tepat sasaran di lapangan.

Sementara itu, Yan Rusmanto menyampaikan amanat langsung dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Drs. Mashudi, yang berfokus pada peningkatan mutu pembinaan serta pemenuhan hak-hak warga binaan sesuai peraturan yang berlaku.

Ia menegaskan perlunya peningkatan profesionalisme dan integritas tanpa kompromi di setiap lini tugas. Pembinaan tidak sekadar formalitas, namun harus bermakna dan menjadi bekal berharga bagi warga binaan saat kembali ke tengah masyarakat.

Yan juga mengingatkan seluruh peserta untuk mendukung penuh Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Prioritas utama saat ini adalah pemberantasan peredaran narkoba dan penipuan dengan berbagai modus yang kerap terjadi di lingkungan pemasyarakatan.

“Pak Dirjen menegaskan: Tidak ada toleransi bagi petugas! Jalankan tugas sesuai aturan. Jika melanggar, maka harus siap menerima konsekuensi hukum. Tugas kita adalah membina, agar warga binaan pulang dengan bekal ilmu dan keterampilan yang berguna,” tegas Yan dengan tegas.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berjalan sangat interaktif. Para peserta aktif menyampaikan kendala di lapangan, masukan terkait program pembinaan, penguatan keamanan, hingga penerapan kebijakan terbaru.

Melalui dialog terbuka ini, diharapkan ditemukan solusi konkret atas berbagai tantangan, sehingga kinerja pemasyarakatan di Kepri semakin efektif dan selaras dengan visi pusat.

Pertemuan yang berlangsung tertib dan penuh semangat ini pun melahirkan komitmen bulat dari seluruh jajaran. Semua sepakat untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, menjaga integritas, serta menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, dan berdampak positif bagi masyarakat luas.

( SjR )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *