Batam, 24 Juni 2026 – Suasana duka menyelimuti keluarga besar Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam. Salah satu petugasnya, Joko Ariarso, berpulang ke Rahmatullah. Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Kepala Lapas Batam, Yosafat Rizanto, memimpin langsung prosesi pemakaman yang berlangsung khidmat dan penuh haru.
Prosesi pelepasan jenazah berjalan tertib. Hadir menyertai perjalanan terakhir almarhum jajaran pejabat manajerial, seluruh pegawai Lapas Batam, serta keluarga dekat, kerabat, dan sahabat.
Kehadiran bersama ini menjadi bukti nyata ikatan kekeluargaan. Juga mencerminkan rasa kehilangan yang mendalam atas sosok yang setia mengabdi di bidang pemasyarakatan.
Dalam sambutannya, Kalapas Batam menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam‑dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia mengenang almarhum sebagai pribadi yang berdedikasi tinggi.
Selain itu, almarhum dikenal selalu bertanggung jawab, memiliki loyalitas kuat terhadap tugas, dan bersikap ramah kepada rekan kerja maupun lingkungan sekitar.
“Pada hari ini kita kehilangan salah satu rekan terbaik yang mengabdikan tenaga, pikiran, dan waktu demi kemajuan organisasi,” ujar Yosafat Rizanto.
Atas nama seluruh keluarga besar Lapas Batam, ia berdoa agar almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan memperoleh tempat terbaik.
Kepada keluarga yang ditinggalkan, ia berharap senantiasa diberi ketabahan, kekuatan, dan ketenangan hati menghadapi cobaan ini.
Kepergian Joko Ariarso meninggalkan ruang hampa yang terasa di lingkungan kerja. Namun, jejak kebaikan dan semangat kerjanya tetap hidup di ingatan rekan‑rekan.
Nilai‑nilai pengabdian dan keteladanan yang ditunjukkan almarhum akan terus menjadi inspirasi. Semangat itu menjadi pegangan bagi seluruh jajaran dalam menjalankan tugas ke depan.
Bagi insan pemasyarakatan, kepergian ini menjadi pengingat. Setiap momen bertugas adalah kesempatan untuk berbakti dengan tulus dan penuh tanggung jawab.
Lapas Batam tetap teguh melanjutkan tugas pelayanan. Semangat solidaritas yang terjalin saat duka ini menjadi kekuatan tambahan bagi seluruh personel.
Prosesi pemakaman berakhir dengan aman dan tertib. Semua rangkaian dilaksanakan sesuai tata cara yang berlaku serta norma kesopanan yang dijunjung tinggi.
Keluarga besar Lapas Batam berharap kenangan manis bersama almarhum menjadi kekuatan, bukan kesedihan yang berkepanjangan.
( SjR )






