Kapolresta Barelang Panggil RT/RW Tanjung Sengkuang–Batu Ampar, Warga Keluhkan Krisis Air Bersih Berkepanjangan

Batam76 Dilihat

 

Batam — Intinews.com.

Krisis air bersih yang berkepanjangan di wilayah Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, akhirnya mendapat atensi langsung dari jajaran kepolisian. Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H. menggelar pertemuan khusus bersama Ketua RT, Ketua RW, serta perwakilan warga guna membahas persoalan mendasar yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Pertemuan berlangsung di Ruang Kapolresta Barelang, Kamis (29/1/2026), dalam suasana tertib dan kondusif. Forum ini menjadi ruang dialog terbuka antara masyarakat dan aparat kepolisian untuk menyuarakan langsung persoalan distribusi air bersih yang dinilai semakin memprihatinkan.

Kapolresta Barelang menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk merespons persoalan yang berdampak langsung pada kehidupan warga.

“Permasalahan air bersih ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Polresta Barelang berkomitmen menjadi penghubung antara warga dan instansi terkait agar persoalan ini segera mendapat solusi nyata,” tegas Kombes Pol Anggoro.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Intelkam Polresta Barelang Kompol Yudiarta Rustam, Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol M. Debby Tri Andrestian, Kanit III Sat Intelkam Ipda David Sembiring, para Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, serta warga dari sejumlah RW di Tanjung Sengkuang dan Batu Ampar.

Dalam forum tersebut, warga menyampaikan keluhan secara terbuka. Salah seorang Ketua RW Tanjung Sengkuang mengungkapkan bahwa warga sudah bertahun-tahun menghadapi pasokan air yang tidak menentu.

“Air sering mati berhari-hari, kalaupun hidup tekanannya sangat kecil. Warga terpaksa beli air galon atau tampung air hujan untuk kebutuhan sehari-hari,” keluhnya.

Keluhan senada juga disampaikan perwakilan warga lainnya yang menyebut kondisi ini sangat memberatkan, khususnya bagi keluarga berpenghasilan rendah.

“Kami bayar iuran, tapi air sering tidak mengalir. Untuk mandi dan masak saja susah. Harapan kami ada solusi cepat, jangan hanya janji,” ujar seorang warga Batu Ampar.

Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Barelang menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Air Batam Hilir (ABH) dan PT Moya guna menindaklanjuti permasalahan distribusi air bersih di wilayah Tanjung Sengkuang dan sekitarnya.

Kapolresta memastikan seluruh aspirasi warga akan diteruskan dan dikawal agar mendapat perhatian serius dari pihak berwenang. Ia juga mengimbau masyarakat tetap menjaga situasi kamtibmas serta tidak terpancing emosi di tengah kondisi sulit.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal penyelesaian persoalan air bersih secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam menjawab kebutuhan nyata warga Kota Batam.

( Sajaruddin )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *