Lapas Batam Sambut 1 Muharam 1448 H: Tausiyah Transformasi Diri dan Aksi Berbagi

Batam128 Dilihat

Batam, 19 Juni 2026 – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan penuh kekhusyukan. Acara berpusat di Masjid At‑Taubah lingkungan Lapas Batam, Kamis (18/6/2026), mengusung tema: “Transformasi Diri Menuju Insan yang Lebih Baik”.

Kegiatan ini menjadi momen istimewa untuk menyatukan semangat keagamaan dan kepedulian sosial. Kehadiran seluruh elemen lingkungan lembaga pemasyarakatan menandakan peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan ajang perenungan bersama.

Hadir mewakili Kepala Lapas Batam, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik), Ganda Fernandy. Turut menyertai seluruh pejabat struktural serta para pegawai yang berkhidmat di lingkungan Lapas Batam.

Sebagai pengisi acara, Ustaz Muhammad Candra hadir menyampaikan tausiyah yang menyentuh hati. Beliau mengajak seluruh peserta memaknai pergantian tahun Hijriah bukan sekadar perubahan angka, melainkan titik tolak perbaikan sikap dan perilaku.

“Jangan pernah berkecil hati atau merasa terbelenggu keadaan. Lihatlah sejarah: para nabi, tokoh besar, hingga pahlawan bangsa pun pernah berada dalam masa sulit, bahkan di tempat yang sama seperti ini,” ujar Ustaz Candra.

Menurutnya, masa ujian dan keterbatasan justru bisa menjadi sekolah kehidupan. “Mereka menjadikan situasi itu sarana memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah. Begitu juga kita, ujian adalah jalan menuju kedewasaan jiwa,” tambahnya.

Suasana semakin hangat saat rangkaian acara berlanjut ke kegiatan sosial. Lapas Batam menyalurkan santunan sebagai wujud nyata kepedulian kepada lingkungan sekitar di momen penuh berkah ini.

Bantuan diserahkan kepada empat yayasan mitra, yaitu Yayasan Piatu Permate, Yayasan Inayah Batam, Yayasan Bina Insan Madani, serta Yayasan Al Ma’un Batam. Langkah ini memperkuat silaturahmi sekaligus mewujudkan semangat berbagi.

Bagi pihak Lapas Batam, kegiatan ini selaras dengan fungsi utama lembaga. Nilai keagamaan dan kepedulian sosial menjadi bagian tak terpisahkan dalam proses pembinaan dan pembentukan karakter yang lebih baik.

Melalui peringatan ini, diharapkan semangat transformasi diri terus menyala. Baik bagi warga binaan maupun seluruh pegawai, semangat hijrah menuju kebaikan menjadi pesan utama yang terus dikumandangkan dari lingkungan Lapas Batam.

( SjR )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *