Patroli Sinergi Polresta Barelang–TNI–BP Batam–Satpol PP, Buru Aksi Rayap Besi dan Perusakan Fasilitas Umum

Batam193 Dilihat

Batam, 18 Juni 2026 – Menanggapi maraknya aksi pencurian besi atau “rayap besi” yang sempat memicu keresahan dan viral di media sosial, Polresta Barelang bergerak cepat. Bersama unsur TNI, Direktorat Pengamanan BP Batam, dan Satpol PP Kota Batam, apel gabungan digelar guna melaksanakan patroli menyeluruh. Kegiatan dipusatkan di Mapolresta Barelang, Rabu (17/6/2026) pukul 22.00 WIB.

Langkah ini menjadi respons nyata menjaga keamanan serta melindungi aset vital berupa fasilitas umum dan infrastruktur kota. Sinergi lintas instansi dinilai sangat krusial untuk memutus rantai kejahatan yang dilakukan secara terbuka maupun diam‑diam.

Dalam apel pembuka, hadir Kasat Samapta Polresta Barelang AKP Satri Putra, S.E., M.H. Turut dikerahkan 12 personel Sat Samapta, 2 personel Polisi Militer, 12 petugas Ditpam BP Batam, serta 12 anggota Satpol PP. Keterlibatan jumlah personel yang seimbang ini memperkuat jangkauan pengawasan di lapangan.

Sebelum bergerak, arahan tegas disampaikan kepada seluruh tim. Kasat Samapta menekankan agar patroli berjalan terkoordinasi rapat, tetap humanis, dan mengutamakan langkah pencegahan. “Kehadiran kita harus terasa nyata, agar pelaku tidak berani bergerak,” ujarnya.

Armada yang disiapkan pun cukup memadai: empat kendaraan dinas Sat Samapta, satu kendaraan Denpom, satu truk Satpol PP, serta kendaraan pendukung lainnya. Personel kemudian dibagi menjadi dua regu untuk menyisir wilayah yang cukup luas.

Regu pertama memantau jalur Lubuk Baja, Batu Ampar, Bengkong, Batam Kota, hingga Nongsa. Sementara regu kedua menyisir kawasan Sei Beduk, Sagulung, dan Sekupang. Pembagian wilayah ini memastikan titik rawan tidak terlewatkan.

Fokus utama patroli adalah mendeteksi keberadaan pelaku “rayap besi” dan mencegah perusakan fasilitas umum. Selain itu, kehadiran aparat juga bertujuan menekan potensi kejahatan lain dan memberikan rasa aman langsung kepada warga yang beraktivitas malam hari.

Hasil pemantauan di sepanjang rute yang ditentukan berjalan aman. Tidak ditemukan gangguan keamanan yang berarti maupun indikasi perusakan fasilitas saat kegiatan berlangsung. Situasi terpantau tertib dan kondusif di seluruh wilayah jajaran.

Melalui aksi gabungan ini, keempat instansi menegaskan komitmen bersama. Sinergi diharapkan menjadi pagar kuat yang membuat pelaku gentar, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik bahwa negara hadir menjaga aset bersama.

Pihak kepolisian pun mengajak warga tidak bersikap pasif. Masyarakat diminta turut mengawasi lingkungan dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan. Layanan darurat 110 tetap siaga 24 jam, bebas pulsa, untuk bantuan cepat kapan saja dibutuhkan.

( SjR )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *