Batam, Senin (13/04/2026) – Kepolisian Sektor Lubuk Baja memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan ritual keagamaan Qing Ming atau Sembahyang Leluhur yang berlangsung di Vihara Budhayana Batam, Kompleks Nagoya Point, Kecamatan Lubuk Baja. Kegiatan yang dihadiri sekitar 800 umat ini berjalan dengan penuh kekhusyukan dan kondusif, Minggu (12/04/2026).
Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Deni Langie, S.I.K., M.H, didukung oleh tim yang terdiri dari Ipda M. Rizky Fitrianor selaku Perwira Pengendali (Padal), serta personel lainnya yakni Aiptu Altom Sipahutar, Aipda Robert, dan Briptu Lufpy.
Pengamanan Maksimal demi Kenyamanan Umat
Dalam pelaksanaannya, Ipda M. Rizky Fitrianor menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal dan menyeluruh. Personel ditempatkan di titik-titik strategis baik di dalam maupun di luar lokasi kegiatan untuk mengantisipasi segala potensi gangguan.
“Kami hadir di sini bukan hanya untuk mengamankan, tapi juga untuk melayani dan memastikan seluruh jamaah bisa beribadah dengan tenang dan khidmat. Kami pastikan situasi kondusif dari awal acara hingga selesai,” ujar Ipda Rizky di lokasi.
Ia juga menambahkan bahwa tim telah melakukan pembagian tugas yang jelas, mulai dari pengaturan kerumunan, pengawasan situasi, hingga pengaturan arus lalu lintas di sekitar kawasan yang cukup padat.
Ritual Penuh Makna dan Ketertiban
Rangkaian ritual yang dilaksanakan meliputi doa bersama untuk menghormati dan mengenang leluhur, penyajian makanan serta minuman sebagai bentuk persembahan, hingga pembakaran dupa dan kertas sebagai simbol penghormatan. Seluruh prosesi berjalan dengan tertib dan penuh makna spiritual.
Selain menjaga keamanan kawasan vihara, personel juga melakukan pendekatan preemtif dengan memberikan penyuluhan dan pengaturan lalu lintas. Hal ini dilakukan mengingat tingginya volume kendaraan yang hadir, demi mencegah kemacetan serta menjaga keselamatan bersama.
Ritual Qing Ming sendiri merupakan tradisi penting dalam budaya Tionghoa yang memiliki makna mendalam, yakni sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur, pengingat akan akar budaya, serta sarana mempererat hubungan keluarga dan komunitas.
Situasi Aman Hingga Acara Selesai
Sekira pukul 21.25 WIB, seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif berkat sinergi yang baik antara aparat kepolisian dan kesadaran masyarakat yang turut menjaga ketertiban bersama.
(SjR)







