Batam –Intinews.com
Gerakan Goro Kampung Kita di Kecamatan Batu Aji benar-benar berbuah aksi nyata. Sejak hari Senin hingga hari ini, kegiatan difokuskan pada normalisasi parit dan penebangan pohon berisiko di sepanjang jalur dari depan Perumahan Buana View hingga simpang Pondok Pesantren Hidayatullah.

Parit yang sebelumnya mengalami pendangkalan akibat lumpur, sampah, dan endapan tanah kini dibersihkan secara menyeluruh. Warga bersama aparat kelurahan dan kecamatan bahu-membahu mengangkat sedimen agar aliran air kembali lancar, terutama sebagai langkah pencegahan banjir saat musim hujan.
Tak hanya itu, petugas juga melakukan penebangan pohon yang menghalangi aliran drainase. Sejumlah pohon liar yang tumbuh di bibir parit diketahui mempersempit saluran air. Bahkan, beberapa di antaranya memiliki urat akar yang merusak dinding pembatas batu miring (turap), sehingga berpotensi melemahkan struktur penahan tanah.
Proses penanganan dilakukan secara hati-hati. Akar-akar yang merusak dipotong, sementara titik-titik turap yang terdampak didata untuk tindak lanjut perbaikan agar tidak menimbulkan kerusakan lebih parah ke depannya.
Kegiatan ini mendapat perhatian langsung dari berbagai unsur pemerintah wilayah. M. Rudi, ST turun ke lokasi untuk meninjau progres pekerjaan sekaligus memberi semangat kepada warga. Turut mendampingi di lapangan Camat Batu Aji, Addi Harnus, bersama Kasi Trantib Kecamatan Batu Aji, Sekretaris Kelurahan Kibing, Devi Iswandi, serta Lurah Kibing, Wiwied Indartono, yang memastikan kegiatan berjalan tertib dan tepat sasaran.
“Ini bukan sekadar bersih-bersih, tapi gerakan bersama menjaga lingkungan dan infrastruktur kita. Drainase harus berfungsi baik supaya masyarakat tidak terdampak banjir,” ujar M. Rudi di sela peninjauan.
Camat Batu Aji Addi Harnus menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian bersama terhadap lingkungan.
“Gotong royong seperti ini harus terus dijaga. Kalau saluran air bersih dan tertata, lingkungan sehat dan masyarakat pun nyaman,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Kelurahan Kibing, Devi Iswandi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami di kelurahan sangat mengapresiasi keterlibatan warga. Normalisasi parit ini bukan hanya soal kebersihan, tapi juga perlindungan lingkungan dan pemukiman warga dari risiko banjir. Kalau dikerjakan bersama, hasilnya juga bisa dirasakan bersama,” ujar Devi.
Senada, Lurah Kibing Wiwied Indartono juga menyampaikan rasa terima kasih atas kekompakan warga.
“Kami sangat berterima kasih atas partisipasi masyarakat. Dengan kebersamaan seperti ini, persoalan lingkungan bisa kita atasi bersama,” ujarnya.
Semangat gotong royong (Goro) yang terus terjaga di Batu Aji membuktikan bahwa kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah wilayah menjadi kekuatan utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan nyaman.
Dengan pekerjaan yang sudah berjalan beberapa hari ini, sistem drainase di kawasan tersebut diharapkan kembali optimal dan lebih tahan terhadap gangguan di masa mendatang.
( Sajar )











