Lampung Tengah — Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lampung Tengah, Toni Sastra Jaya, melontarkan sikap tegas dan keras terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pergantian empat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas di lingkungan Pemkab setempat.
Menindaklanjuti laporan resmi dari Laskar Lampung Tengah yang diketuai Yunisa Putra, SAP, DPRD langsung bergerak cepat dengan melayangkan surat resmi bernomor 172.7/367/Setwan.IV.I/DPRD/2026 tertanggal Senin, 06 April 2026, kepada Plt. Bupati Lampung Tengah.
Dalam surat tersebut, Komisi I secara tegas meminta agar Sekretaris Daerah, Inspektur, Kepala BKPSDM, serta Kepala Bagian Hukum dihadirkan tanpa perwakilan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang akan digelar pada Selasa, 07 April 2026 pukul 10.00 WIB di Ruang OR DPRD Lampung Tengah.
Toni Sastra Jaya menegaskan, pemanggilan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk keseriusan DPRD dalam mengusut tuntas persoalan yang telah meresahkan publik.
“Kami tidak ingin ada permainan dalam penempatan jabatan. Jika terbukti ada penyalahgunaan wewenang, maka harus ada konsekuensi yang jelas. Ini menyangkut integritas pemerintahan,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa seluruh pejabat yang dipanggil wajib hadir tepat waktu dan membawa dokumen lengkap sebagai bentuk pertanggungjawaban.
“Jangan ada yang mencoba menghindar atau berkelit. DPRD akan membuka persoalan ini seterang-terangnya. Kami berdiri untuk kepentingan masyarakat, bukan melindungi kesalahan,” lanjutnya dengan nada keras.
Langkah ini diambil sebagai respons atas laporan masyarakat yang disampaikan Laskar Lampung Tengah pada 16 Maret 2026, yang menyoroti adanya dugaan penyimpangan dalam proses pergantian empat Plt Kepala Dinas yang dinilai tidak sesuai aturan.
DPRD memastikan, RDP ini akan menjadi pintu masuk untuk mengungkap fakta yang sebenarnya. Bila ditemukan pelanggaran, Komisi I tidak akan ragu mendorong langkah lanjutan sesuai kewenangan, termasuk rekomendasi sanksi tegas.
“Ini bukan persoalan sepele. Jangan coba-coba mempermainkan aturan dan jabatan. Kami akan kawal sampai tuntas,” pungkas Toni.










