LAMPUNG – Disiplin tanpa tawar, kesiapsiagaan tanpa celah. Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Lampung menggelar apel siaga dengan penuh ketegasan di Markas Batalyon A Pelopor, Sabtu (21/2). Tak sekadar rutinitas, apel ini menjadi penegasan komitmen Brimob dalam menjaga stabilitas keamanan dan memastikan setiap personel siap tempur kapan pun negara memanggil.

Dalam momen tersebut, Bripda Abdul Razak Suryaatmadja kembali menjadi sorotan. Anggota muda berprestasi ini menerima piagam penghargaan setelah sukses merebut Juara 1 kelas elite 80 Kg pada ajang Polresta Bandar Lampung Boxing Championship 2026. Prestasi di atas ring itu menjadi bukti bahwa mental petarung tak hanya hidup dalam latihan, tetapi juga dalam setiap pelaksanaan tugas.

PLH Danyon A Pelopor, AKP Budi Setiyarso, menegaskan bahwa apel siaga bukan sekadar formalitas barisan.
“Apel siaga adalah komitmen nyata menjaga disiplin dan profesionalisme. Kesiapan fisik dan mental menjadi harga mati dalam menghadapi setiap tantangan di lapangan,” tegasnya.
Ia menambahkan, kesiapsiagaan adalah fondasi utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Tidak ada ruang bagi kelengahan. Setiap personel dituntut prima, setiap perlengkapan wajib siap digunakan.
Pemberian penghargaan kepada Bripda Abdul Razak, lanjut Budi, bukan hanya simbol apresiasi, melainkan pesan keras bahwa prestasi dan dedikasi tidak akan pernah diabaikan.
“Ini bentuk penghargaan pimpinan sekaligus motivasi bagi seluruh anggota untuk terus berprestasi dan mengabdi dengan tulus,” ujarnya.
Apel siaga dan pemberian penghargaan ini menegaskan arah pembinaan di Batalyon A Pelopor: disiplin diperkuat, kualitas sumber daya manusia ditingkatkan dan kesiapan operasional dijaga tanpa kompromi.
Brimob Lampung menunjukkan bahwa menjaga keamanan bukan sekadar slogan. Itu adalah tanggung jawab yang dijalankan dengan kesiapan penuh, fisik, mental dan integritas.












