Kartini Masa Kini Bangkit! GOW Lampung Tengah Gaungkan Perempuan Berdaya di Momentum Halalbihal ke-147

Lampung137 Dilihat

 

Lampung Tengah  —  Semangat emansipasi kembali digaungkan. Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Lampung Tengah menggelar halalbihalal yang dirangkai dengan peringatan Hari Kartini ke-147 di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak, Gunung Sugih. Selasa, 21 April 2026.

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, menjadi panggung konsolidasi kekuatan perempuan untuk tampil lebih berdaya, mandiri, dan berperan aktif dalam pembangunan daerah.

Acara dihadiri langsung oleh Plt Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, jajaran Forkopimda, serta para pimpinan organisasi wanita, kepala OPD, hingga perwakilan kecamatan se-Lampung Tengah. Kehadiran mereka menjadi sinyal kuat bahwa peran perempuan kini bukan lagi pelengkap, melainkan penggerak utama.

Momentum Kartini tahun ini dikemas meriah melalui lomba fashion show yang diikuti organisasi wanita dan perwakilan kecamatan. Antusiasme peserta mencerminkan tingginya semangat perempuan dalam mengekspresikan diri sekaligus memperkuat identitas budaya. Di sisi lain, kegiatan sosial berupa pemberian tali asih kepada anak yatim dan kaum duafa menegaskan bahwa kepedulian tetap menjadi ruh perjuangan perempuan.

Ketua GOW Lampung Tengah menegaskan, 21 April bukan sekadar mengenang sejarah, melainkan momentum refleksi bahwa perjuangan Raden Ajeng Kartini belum sepenuhnya selesai. Ketidakadilan dan diskriminasi terhadap perempuan masih menjadi tantangan nyata yang harus dihapus melalui peran aktif di berbagai sektor.

“Semakin banyak perempuan terlibat dalam pembangunan, maka semakin cepat terwujud kesetaraan dan keadilan,” tegasnya.

 

Sementara itu, Plt Bupati I Komang Koheri, SE,. S. Sos menekankan bahwa perempuan memiliki posisi strategis, baik dalam keluarga, masyarakat, hingga pemerintahan. Pemerintah daerah, kata dia, terus mendorong peningkatan kapasitas perempuan agar mampu bersaing dan memberi kontribusi nyata.

“Perempuan Lampung Tengah harus maju, mandiri, berpendidikan, dan menjadi motor penggerak pembangunan,” ujarnya.

 

Peringatan Hari Kartini ke-147 ini pun diharapkan menjadi titik penguatan solidaritas organisasi wanita. Bukan hanya solid secara internal, tetapi juga mampu bersinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang maju, sejahtera dan berkeadilan.

Pesan tegasnya jelas:
Kartini masa kini bukan hanya simbol, tetapi kekuatan nyata yang menentukan arah masa depan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed