BATAM, 23 September 2026 — Pemuda Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) yang berdomisili di Kota Batam secara resmi membentuk organisasi kemasyarakatan Persaudaraan Muda Tapanuli Bagian Selatan (PERMATA). Pembentukan dilakukan melalui rapat pendirian di Aula Ikatan Keluarga Batak Islam (IKBI) Sungai Panas, Minggu (20/9/2026), sebagai wadah persatuan sekaligus pengembangan potensi generasi perantau di tanah Batam.
Terbuka untuk Seluruh Garis Keturunan Tabagsel
Berdasarkan notulen rapat, keanggotaan PERMATA tidak dibatasi pada mereka yang lahir di wilayah Tabagsel. Organisasi ini merangkul pula pemuda yang memiliki orang tua atau keluarga berasal dari Tapanuli Bagian Selatan dan kini menetap di Batam.
“PERMATA bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan wadah menyatukan pemuda yang memiliki hubungan dengan Tapanuli Bagian Selatan — baik yang berasal langsung dari sana maupun yang orang tuanya berasal dari sana dan kini berdomisili di Batam,” demikian semangat pendirian organisasi tersebut.
PERMATA diarahkan untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi yang kokoh, mengembangkan potensi kepemudaan, serta mendorong keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial, budaya, dan kemasyarakatan di Kota Batam.
Kepengurusan 2026–2031 Disepakati Secara Aklamasi
Rapat pendirian menetapkan kepengurusan untuk periode lima tahun ke depan secara bulat:
Tabel
Jabatan Nama
Ketua Umum Odiamim Pohan
Wakil Ketua Umum Erwin Daulay, Partomuan Pasaribu, Timbul Harahap, Sajaruddin Hasibuan
Sekretaris Umum Ali Jurman Siregar, S.H.
Bendahara Umum M. Riza Siregar, S.H.
Ketua Dewan Pengawas Rahmad Sukri Hasibuan, S.H., M.H.
Sekretaris Dewan Pengawas Marlin Harahap
Anggota Dewan Pengawas Marahalim Harahap
Odiamim Pohan: Bersatu Kita Teguh, Berkarya Kita Bermanfaat
Terpilih sebagai Ketua Umum, Odiamim Pohan menegaskan visi organisasi:
“PERMATA lahir dari kebersamaan dan akan tegak di atas kebersamaan. Kita hadir bukan untuk menjadi angka, melainkan untuk menjadi perubahan. Lima tahun ke depan bukan waktu yang lama — buktikan bahwa kita mampu berbuat sesuatu untuk diri sendiri, untuk sesama perantau, dan untuk masyarakat Batam yang menampung kita. Bersama kita melangkah, bersatu kita berkarya.”
Rahmad Sukri Hasibuan: Jaga Persaudaraan, Jadilah Permata yang Berkilau
Ketua Dewan Pengawas, Rahmad Sukri Hasibuan, S.H., M.H., mengingatkan tanggung jawab yang diemban:
“Nama PERMATA bukan dipilih secara kebetulan. Permata terbentuk di bawah tekanan dan membutuhkan waktu sebelum berkilau. Begitu juga kita di tanah perantauan — diuji, ditempa, lalu menjadi berharga. Jaga nama baik organisasi, jaga kepercayaan yang diberikan, dan yang terpenting — jaga persaudaraan. Jika kita bersatu, kita menjadi permata yang utuh dan dihormati di mana pun berada.”
Jembatan Persaudaraan di Tanah Perantauan
Dengan semangat “Dari Batam untuk persaudaraan, dari persaudaraan untuk kemajuan dan kemanfaatan bagi masyarakat,” PERMATA diproyeksikan menjadi wadah yang menghimpun, membina, dan mengembangkan potensi pemuda Tabagsel di Batam. Organisasi ini siap menjadi jembatan yang menghubungkan aspirasi generasi perantau dengan pembangunan sosial dan kemasyarakatan di Kota Batam.
( SjR )






