Ricuh di Grand Batam Mall: Ibu dan Anak Diduga Dihajar & Dihina di Depan Umum, Pelapor: Kami Sudah Sah Bercerai, Kenapa Masih Diteror?

Anak Menangis Histeris Dihadapan Ribuan Orang, Mantan Suami Bawa Rombongan Serang Pria yang Menemani: Kasus Dilaporkan ke Polsek Lubuk Baja

Batam9 Dilihat

BATAM  – Suasana tenang di pusat perbelanjaan Grand Batam Mall mendadak berubah mencekam dan penuh kegemparan pada siang hari. Sebuah keributan yang diduga bermula dari urusan pribadi pasca-perceraian meledak di area depan salah satu gerai, memakan korban seorang ibu, anak kandungnya, serta pria yang sedang menemani mereka berbelanja.

Kekacauan ini berlangsung di lokasi terbuka, disaksikan puluhan pengunjung yang sedang beraktivitas, dan meninggalkan trauma mendalam terutama pada anak yang masih belia. Kini, pihak yang merasa dirugikan telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Berdasarkan keterangan yang diterima dari pihak pelapor, insiden bermula ketika ia bersama seorang pria berinisial DN dan anaknya mendatangi mal tersebut untuk keperluan biasa: membeli makanan ringan di gerai Sour Sally dan berbelanja kebutuhan perawatan kulit di Watsons.

Saat pelapor sedang antre membayar di kasir Watsons, anaknya duduk menunggu di bangku luar sambil ditemani DN. Situasi tiba-tiba berubah drastis ketika mantan ibu mertuanya yang berinisial K dan P menghampiri mereka. Tanpa bicara baik-baik, kedua orang itu diduga langsung melontarkan makian, cacian, dan penghinaan yang tajam dan keras di hadapan pengunjung yang lalu-lalang.

“Saat itu anak saya langsung menangis histeris ketakutan. Padahal sebelumnya ia sempat didekati mereka, tapi anak saya merasa takut lalu lari menghampiri saya yang sedang di kasir. Justru mereka menuduh DN membawa kabur anak saya, padahal anak saya sendiri yang meminta diantar menemui ibunya,” ungkap pelapor.

Pelapor mengaku menahan diri dan memilih diam demi menjaga perasaan anaknya yang sedang gemetar ketakutan. Ia mencoba menenangkan sang anak bersama DN di bangku terdekat, namun teguran kasar dan perkataan yang menyinggung perasaan terus dilontarkan.

Rombongan Datang, Kekerasan Terjadi
Situasi memanas kembali sekitar pukul 12.45 WIB. Mantan suami pelapor dikabarkan tiba-tiba muncul bersama empat orang lainnya setelah ditelepon oleh ibunya. Tanpa menanyakan kronologi kejadian atau mendengar pembelaan pihak lain, rombongan ini diduga langsung melakukan tindakan kekerasan.

“Saat itu mantan suami saya dan orang-orang yang bersamanya langsung mendorong dan memukul DN. Mereka bertindak sewenang-wenang. Sementara itu mantan ibu mertua saya merekam sembari berteriak-teriak, seolah-olah sengaja memancing emosi dan membentuk kesan seolah DN yang bersalah,” tambah pelapor.

Berusaha melerai namun menyadari kondisi anaknya yang sudah sangat ketakutan dan menangis tak henti, pelapor akhirnya memilih membawa anaknya menjauh dari lokasi demi mencegah trauma yang lebih parah.

Sudah Putus Secara Resmi, Tapi Masih Diteror
Poin yang ditekankan pelapor adalah status hubungan yang sudah jelas terputus. “Saya sudah resmi bercerai melalui putusan Pengadilan Negeri Batam. Secara hukum saya tidak lagi memiliki hubungan apa-apa dengan mantan suami maupun keluarganya. Kenapa kami masih harus mendapatkan perlakuan intimidasi, makian, hingga kekerasan fisik di tempat umum?” tegasnya.

Tak terima diperlakukan demikian, beberapa jam pasca-kejadian, pelapor bersama DN mendatangi Polsek Lubuk Baja untuk melaporkan dugaan tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan di muka umum, penghinaan, hingga dugaan penganiayaan yang dialami DN.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak terlapor maupun keterangan hasil penyelidikan awal dari kepolisian. Seluruh keterangan yang dimuat dalam berita ini didasarkan pada versi dan pengakuan pihak pelapor. Pihak berwenang diharapkan segera mengusut tuntas kejadian ini dan memproses setiap pihak yang terbukti melanggar hukum sesuai peraturan yang berlaku.

( SjR )

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed