Wali Kota Metro Tegaskan Disiplin dan Integritas ASN: Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab, Pelayanan Publik Harus Jadi Prioritas

ADV24 Dilihat

METRO  —  Wali Kota Metro menegaskan bahwa seluruh aparatur Pemerintah Kota Metro harus bekerja dalam satu komando semangat pengabdian, memperkuat koordinasi, menjaga integritas, serta mengutamakan kepentingan masyarakat. Ia mengingatkan, keberhasilan pemerintahan tidak cukup diukur dari banyaknya program yang dijalankan, tetapi harus dibuktikan melalui pelayanan publik yang berkualitas dan manfaat pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Wali Kota Metro saat memimpin apel bulanan Pemerintah Kota Metro di halaman Wisma Haji Al-Khairiyah, Kamis (17/09/2026). Kegiatan yang diikuti seluruh jajaran aparatur pemerintah daerah itu menjadi momentum untuk memperkuat kedisiplinan, menyatukan komitmen, sekaligus mengevaluasi tanggung jawab setiap perangkat daerah dalam menjalankan roda pemerintahan.

Dalam arahannya, Wali Kota menekankan bahwa seluruh aparatur merupakan bagian dari satu kesatuan organisasi yang memiliki tujuan sama, yakni menghadirkan pemerintahan yang responsif, profesional, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.

 

Menurutnya, apel bulanan tidak boleh hanya dipandang sebagai kegiatan rutin maupun seremonial belaka. Lebih dari itu, apel harus menjadi pengingat bagi setiap aparatur agar memahami tugas, tanggung jawab, serta komitmen pengabdian kepada masyarakat.

Wali Kota secara tegas menyoroti pentingnya koordinasi dan kolaborasi ant perangkat daerah. Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan membangun komunikasi yang terbuka dan menyatukan langkah dalam menyelesaikan berbagai persoalan pemerintahan.

“Program yang baik akan lebih kuat apabila dirancang melalui koordinasi yang baik. Persoalan yang kompleks akan lebih mudah diselesaikan apabila ditangani secara bersama. Dan pelayanan kepada masyarakat akan semakin efektif apabila seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman yang sama, komunikasi yang terbuka, serta bergerak dalam satu arah,” tegasnya.

Bahkan, Wali Kota memberikan penekanan khusus agar tidak ada lagi sikap saling melempar tanggung jawab ketika suatu persoalan membutuhkan keterlibatan beberapa perangkat daerah.

“Ketika ada persoalan yang membutuhkan keterlibatan beberapa perangkat daerah, maka yang harus dikedepankan adalah koordinasi dan penyelesaian masalah, bukan saling melempar tanggung jawab,” tandasnya.

Ia menilai, pemerintahan yang efektif hanya dapat diwujudkan apabila setiap perangkat daerah memiliki kesadaran untuk bekerja bersama, cepat merespons kendala, dan tidak membiarkan persoalan berlarut-larut tanpa penyelesaian.

Selain koordinasi, Wali Kota juga mengingatkan bahwa integritas merupakan prinsip utama yang wajib melekat pada setiap aparatur. Kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kesesuaian antara perkataan dan perbuatan harus menjadi budaya kerja dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Integritas bukan hanya tentang menghindari pelanggaran, tetapi juga tentang melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya meskipun tidak sedang diawasi,” ungkapnya.

Ia menegaskan, setiap kebijakan, pelaksanaan program, penggunaan anggaran, hingga pelayanan kepada masyarakat harus berjalan secara transparan, akuntabel, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Di sisi lain, profesionalisme aparatur juga menjadi perhatian serius. Wali Kota meminta seluruh jajaran Pemerintah Kota Metro memberikan pelayanan yang ramah, cepat, tepat, adil, serta tidak mempersulit masyarakat yang membutuhkan pelayanan pemerintah.

“Masyarakat tidak hanya menilai pemerintah dari program yang kita laksanakan, tetapi juga dari bagaimana mereka menerima pelayanan dan bagaimana kita merespons kebutuhan mereka,” ujarnya.

Menutup arahannya, Wali Kota mengajak seluruh aparatur menjadikan Pemerintah Kota Metro sebagai satu tim yang solid, saling mendukung, dan memiliki tanggung jawab bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik.

“Mari kita jadikan Pemerintah Kota Metro sebagai satu tim yang solid,” pungkasnya.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa setiap aparatur memiliki tanggung jawab yang tidak boleh diabaikan. Jabatan bukan sekadar kedudukan, melainkan amanah yang harus dibuktikan melalui kerja nyata, integritas, dan kesungguhan dalam melayani masyarakat.

Pemerintah Kota Metro pun diharapkan terus memperkuat budaya kerja yang mengedepankan kolaborasi, disiplin, transparansi, dan profesionalisme. Sebab, keberhasilan pemerintahan pada akhirnya bukan diukur dari seberapa banyak kegiatan dilaksanakan, melainkan dari seberapa besar persoalan masyarakat dapat diselesaikan dan seberapa nyata kehadiran pemerintah dirasakan oleh warganya.

Di sisi lain, profesionalisme aparatur juga menjadi perhatian. Aparatur Pemerintah Kota Metro diminta memberikan pelayanan yang ramah, cepat, tepat, dan adil kepada masyarakat.

“Masyarakat tidak hanya menilai pemerintah dari program yang kita laksanakan, tetapi juga dari bagaimana mereka menerima pelayanan dan bagaimana kita merespons kebutuhan mereka,” katanya.

Menutup arahannya, Wali Kota mengajak seluruh jajaran menjadikan Pemerintah Kota Metro sebagai satu tim yang solid, dengan mengedepankan koordinasi, kolaborasi, integritas, dan orientasi pelayanan.

“Mari kita jadikan Pemerintah Kota Metro sebagai satu tim yang solid,” pungkasnya.

Melalui apel bulanan tersebut, Pemerintah Kota Metro kembali meneguhkan komitmen bahwa setiap aparatur memiliki peran dalam menghadirkan pemerintahan yang responsif dan bekerja nyata. Kolaborasi tidak berhenti pada koordinasi antarkantor, tetapi harus bermuara pada penyelesaian persoalan dan pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dengan semangat bekerja bersama, Pemerintah Kota Metro terus mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *