Batu Aji Bergerak Bersama! Goro Akbar Dipimpin Sekda Batam Jadi Titik Balik, Warga Bersuara: “Jangan Cuma Ramai Hari Ini”

Batam11 Dilihat

Batam — Intinews.com.
Minggu pagi, 1 Februari 2026, Kecamatan Batu Aji tak lagi seperti biasanya. Sejak pukul 06.00 WIB, ribuan warga sudah berkumpul di kawasan Ruko Pasir Indah, Kelurahan Buliang. Bukan untuk pasar tumpah atau acara seremonial, melainkan untuk satu tujuan: membersihkan kampung dan melawan persoalan sampah yang selama ini dikeluhkan.

Pemerintah Kota Batam menggelar Goro (Gotong royong) Akbar “Bersih Kampung” se-Kecamatan Batu Aji, yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah. Sekitar 1.500 orang dari berbagai unsur turun langsung ke lapangan, menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu gotong royong terbesar yang pernah digelar di wilayah tersebut.

Ribuan Orang, Satu Tujuan

Goro Akbar ini melibatkan unsur lengkap lintas sektor. Hadir dan ikut bekerja di lapangan Brimob Polda Kepri (1 pleton), Marinir (1 pleton), Satpol PP (1 pleton), jajaran pemerintah kecamatan dan kelurahan, Ketua Komisi III DPRD Kota Batam M. Rudi, Kapolsek Batu Aji, tokoh masyarakat, tokoh agama, para Ketua RT/RW, hingga warga dari seluruh penjuru Batu Aji.

Pemandangan aparat TNI-Polri yang memanggul karung sampah bersama warga menjadi simbol kuat bahwa persoalan kebersihan sudah menjadi urusan bersama, bukan lagi beban satu pihak.

Masalah Lama yang Akhirnya Dibuka
Di balik semangat gotong royong, fakta lapangan menunjukkan persoalan yang selama ini terpendam. Tumpukan sampah rumah tangga, plastik yang menyumbat drainase, serta titik pembuangan sampah liar (TPS liar) masih ditemukan di beberapa lokasi.

Seorang warga Kelurahan Buliang, Rahmat (45), mengaku kondisi tersebut sudah lama terjadi.

“Kalau hujan deras, air cepat naik karena parit mampet. Bau sampah juga sering, apalagi dekat permukiman. Kami senang akhirnya ada Goro besar seperti ini,” ujarnya.
Warga lainnya, Ibu Sulastri (38), berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda tahunan.

“Kami capek juga kalau cuma bersih hari ini, besok kotor lagi. Harapannya setelah ini ada pengawasan dan warga juga sadar,” katanya.

M. Rudi: Jangan Salah-salahkan Pemerintah
Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, M. Rudi, secara terbuka menyentil akar masalah dengan nada keras dan berapi-api.

“Sampah ini bukan datang sendiri. Kalau masih buang sampah sembarangan, lalu marah saat banjir, itu tidak adil. Pemerintah sudah turun, sekarang giliran masyarakat berubah,” tegasnya.

Ia menegaskan DPRD mendukung langkah penertiban TPS liar dan penguatan pengawasan di tingkat lingkungan.

“Kesadaran rendah ini yang harus kita lawan bersama. Kalau tidak, Goro sebesar apa pun tidak akan ada artinya,” tambahnya.

Camat Addi Harnus: Ini Harga Diri Batu Aji
Nada serupa disampaikan Camat Batu Aji, Addi Harnus, yang menyebut Goro Akbar ini sebagai harga diri wilayah.

“Hari ini kita buktikan Batu Aji tidak tinggal diam. Semua unsur hadir, semua turun tangan. Ini komitmen bersama,” ujar Addi Harnus.

Ia menegaskan peran RT dan RW sebagai garda terdepan.

“RT/RW jangan hanya aktif saat acara. Setelah ini pengawasan harus jalan. Kalau lingkungan masih kotor, itu akan menjadi bahan evaluasi,” tegasnya.

Suara Warga: Antara Harapan dan Kekhawatiran

Di tengah kegiatan, suara warga bermunculan dengan nada harapan sekaligus peringatan.

Hendri (52), warga Batu Aji, menilai keterlibatan pejabat memberi dampak psikologis besar.

“Kalau Sekda, DPRD, aparat turun langsung, warga jadi sungkan mau buang sampah sembarangan. Tapi ini harus dijaga terus,” katanya.

Sementara Nuraini (41) berharap ada solusi jangka panjang.

“Kami mau patuh, tapi tolong juga fasilitasnya diperhatikan. Tempat sampah dan pengangkutan harus rutin,” ujarnya.

Warga lainnya, Agus (29), menyoroti peran masyarakat sendiri.

“Kadang kita juga harus jujur, banyak yang malas jalan sedikit ke TPS. Kalau ini tidak diubah, mau Goro tiap bulan pun percuma,” ucapnya.

Semua Unsur Satu Barisan

Dalam kegiatan tersebut, seluruh unsur menyatakan komitmen bersama.
TNI-Polri dan Satpol PP siap mendukung pengamanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *