BATAM – Intinews.com.
Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam menggelar ibadah salat tarawih yang dilaksanakan secara bergantian di setiap blok hunian warga binaan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kerohanian Islam yang rutin digelar setiap tahun, sekaligus memastikan seluruh warga binaan mendapatkan kesempatan yang sama untuk beribadah dengan tertib dan khusyuk.
Pelaksanaan salat tarawih dilakukan dengan sistem jadwal per blok hunian. Kebijakan ini diambil untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan lapas, serta menghindari penumpukan jumlah jamaah dalam satu lokasi tertentu. Tak hanya itu, petugas pengamanan dan staf pembinaan juga turut hadir mengawal jalannya kegiatan agar berlangsung aman, lancar, dan penuh kekhidmatan.
Kepala Lapas Batam, Yosafat Rizanto, menyampaikan bahwa bulan Ramadan menjadi momentum yang sangat penting untuk pembinaan spiritual bagi para warga binaan.
“Ramadan adalah bulan penuh ampunan dan pembelajaran. Melalui tarawih bergilir di setiap blok hunian, kami ingin memastikan seluruh warga binaan tetap dapat meningkatkan kualitas ibadahnya tanpa mengabaikan aspek keamanan dan ketertiban,” ujar Yosafat. Rabu, 25/02/2026.
Sementara itu, Kepala Humas Lapas Batam, Andre, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi wujud nyata pelayanan maksimal pihak lapas terhadap kebutuhan rohani warga binaan.
“Kami berupaya semaksimal mungkin menciptakan suasana ibadah yang nyaman dan kondusif. Sistem bergilir ini memang membutuhkan koordinasi ekstra dari tim kami, namun melihat antusiasme dan kekhusyukan warga binaan dalam beribadah, semua usaha tersebut sangat sepadan. Semoga kegiatan ini bisa membawa dampak positif dan ketenangan batin bagi mereka,” ungkap Andre.
Melalui pelaksanaan salat tarawih secara bergantian ini, Lapas Batam menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek spiritual warga binaan. Diharapkan, Ramadan tahun ini menjadi momentum perubahan bagi para warga binaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke tengah masyarakat nantinya.
(SjR)











