Dari Warung Kopi ke Aksi Nyata: Tokoh Pemuda dan Insan Perkuat Sinergi untuk Batam

Batam160 Dilihat

Batam, 17 Juni 2026 – Suasana akrab dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan santai sejumlah tokoh masyarakat dan insan pers Kota Batam yang berlangsung di salah satu warung kopi kawasan SP, Rabu (17/6/2026). Momen ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus ajang tukar pikiran yang bernilai strategis.

Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Tokoh Pemuda Batam Libanon Harahap, Lian Babinsa Barelang, serta sejumlah perwakilan insan pers lokal. Kehadiran mereka menandakan komitmen untuk terus mempererat hubungan antarunsur masyarakat di tengah dinamika perkembangan daerah.

Meski berlangsung dalam suasana santai sambil menikmati secangkir kopi, diskusi yang terbangun sarat dengan gagasan konstruktif. Berbagai isu sosial, kondisi lingkungan, hingga tantangan pembangunan dibahas secara terbuka sebagai wujud kepedulian bersama terhadap kemajuan Batam.

Dalam kesempatan itu, Libanon Harahap menegaskan bahwa insan pers merupakan mitra strategis yang tak tergantikan dalam proses membangun daerah. Peran media dinilai sangat penting untuk menyampaikan informasi yang benar dan membangun kepercayaan publik.

“Insan pers adalah mitra utama kami. Melalui komunikasi yang baik dan hubungan yang harmonis, berbagai hal positif dan solutif dapat tersampaikan luas kepada masyarakat. Kebersamaan seperti ini harus terus dipelihara demi kemajuan Batam yang kita cintai bersama,” ujar Libanon.

Sementara itu, Lian Babinsa Barelang menyampaikan pandangan bahwa ruang dialog tidak harus selalu berlangsung dalam rapat resmi. Menurutnya, obrolan santai justru sering melahirkan pemahaman yang lebih dalam dan kedekatan emosional antarunsur.

“Kadang solusi terbaik bukan lahir dari ruang rapat yang kaku, melainkan dari obrolan santai sambil ngopi bersama. Di sini kita bisa saling mendengar, bertukar pandangan, dan mempererat ikatan kekeluargaan tanpa sekat,” ungkapnya dengan nada akrab.

Ia menambahkan, hubungan yang harmonis antara tokoh masyarakat, insan pers, dan aparat kewilayahan menjadi modal utama menjaga stabilitas daerah. Jika komunikasi berjalan lancar, berbagai persoalan dapat diselesaikan dengan kepala dingin dan semangat kebersamaan.

“Kita semua adalah keluarga besar Batam. Selama silaturahmi tetap terjaga, maka tantangan apa pun akan lebih mudah dihadapi. Mari terus rawat persatuan ini agar Batam tetap aman, harmonis, dan terus berkembang,” tegas Lian.

Pertemuan sederhana ini membuktikan bahwa ruang dialog bisa tercipta di mana saja. Dari secangkir kopi lahir kebersamaan, dari kebersamaan tumbuh sinergi, dan dari sinergi itu diharapkan melahirkan aksi nyata demi mewujudkan Kota Batam yang lebih maju dan sejahtera.

( SjR )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *