Simphoni Fortesimo SMKN 1 Batam Raih Dua Medali di Asian Music Games 2026

Batam219 Dilihat

BATAM, Rabu (16/9/2026) — Simphoni Fortesimo Marching Band SMKN 1 Batam yang tampil sebagai perwakilan Indonesia di ajang Asian Music Games (AMG) 2026 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, 4–13 September lalu, berhasil meraih dua medali: perak pada kategori Colour Guard Battle Divisi Open dan perunggu pada kategori Colour Guard Contest Divisi Open. Kompetisi tingkat Asia ini diikuti oleh peserta dari enam negara, yakni Taiwan, Thailand, Malaysia, Filipina, Sri Lanka, dan Indonesia.

Enam Bulan Persiapan, Tiga Bidang Kompetisi

Menjelang keberangkatan, tim telah berlatih secara intensif selama kurang lebih enam bulan untuk mengasah kemampuan teknik, kekompakan, koreografi, serta kesiapan mental. Di ajang tersebut, Simphoni Fortesimo tampil dalam tiga mata lomba sekaligus, yaitu Solo Colour Guard Divisi Open, Colour Guard Contest Divisi Open, dan Colour Guard Battle Divisi Open.

Pembina sekaligus pelatih tim, Rizky Armando, mendampingi para peserta sejak awal persiapan hingga ke panggung internasional.

Di Balik Prestasi, Perjuangan Mandiri

Di balik pencapaian tersebut, terdapat perjuangan yang tidak mudah. Dukungan keberangkatan dinilai masih terbatas, sehingga sebagian biaya ditutup melalui bantuan sponsor serta swadaya. Beberapa pihak yang turut mendukung antara lain PT Sumitomo Batam, Imigrasi Kelas I Batam, Gold Coast Pelabuhan Bengkong, Kapolresta Barelang, Dansat Brimob Kepri, Asuransi Bumida Batam, dan BP Batam.

Rizky Armando mengungkapkan bahwa ia melatih tim ini tanpa menerima bayaran pribadi.

“Saya pribadi tidak ada bayaran selama melatih anak-anak. Semua dilakukan karena kecintaan terhadap marching band dan ingin melihat anak-anak ini berkembang serta bisa membawa nama Batam, Kepri, dan Indonesia di kancah internasional,” ujarnya.

Ia berharap semakin banyak pihak yang peduli terhadap pembinaan bakat sejak proses persiapan, tidak hanya saat kemenangan telah diraih.

“Semoga ada pihak yang terketuk hatinya untuk memberikan dukungan. Mereka sudah membuktikan mampu bersaing di tingkat Asia. Pembinaan tidak boleh baru muncul saat mereka sudah menang — harus ada sejak prosesnya,” katanya.

Jejak Prestasi yang Berkelanjutan

Pencapaian di Kuala Lumpur ini bukanlah yang pertama kalinya. Pada tahun 2025, tim yang sama berhasil meraih dua medali emas di Kejuaraan Dunia WAMSB di Jakarta. Hal ini menunjukkan bahwa putra-putri Batam memiliki potensi yang konsisten untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Harapan: Dukungan Berkelanjutan dan Beasiswa

Rizky Armando menyampaikan harapan agar pemerintah maupun pihak swasta dapat menghadirkan program dukungan yang lebih terstruktur, termasuk bantuan keberangkatan, penghargaan, hingga beasiswa pendidikan bagi anak-anak yang telah mengharumkan nama daerah dan negara.

“Kami berharap ke depan ada dukungan yang lebih nyata — bahkan kalau memungkinkan beasiswa bagi anak-anak yang berprestasi ini. Mereka sudah berjuang membawa nama daerah dan negara,” ucapnya.

Dukungan yang berkelanjutan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki, sehingga prestasi dari tanah Batam dapat terus terjaga di panggung internasional.

( SjR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *